Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Tokyo
Sekitar 500 Warga Negara Indonesia (WNI) dari berbagai kota di Jepang menghadiri Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, yang diselenggarakan oleh KBRI Tokyo di Sekolah Indonesia Tokyo, Minggu (17/8).
Upacara berlangsung khidmat di tengah cuaca panas Tokyo. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung, sementara Komandan Upacara dijabat oleh Asisten Atase Pertahanan, Mayor Kav. Dimas Rachmi Hidayat.
Dalam sambutannya, KUAI Maria menyampaikan apresiasi atas semangat WNI yang hadir dan kolaborasi seluruh komunitas dalam menyemarakkan peringatan HUT RI tahun ini.
“Sejak akhir Juli hingga akhir Agustus, KBRI Tokyo bekerja sama dengan komunitas WNI menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti lomba khas 17-an, sepeda santai, pertandingan futsal, hingga pertunjukan seni. Mayoritas kegiatan diinisiasi langsung oleh warga, bahkan melibatkan partisipasi warga Jepang,” ujar Maria.
Maria menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat diplomasi antarwarga.
“Hubungan Indonesia dan Jepang tidak hanya pada tingkat pemerintah (G to G), tetapi juga antar masyarakat (people to people). Kami ingin WNI di Jepang terus menjadi representasi bangsa yang disiplin, kreatif, dan bersahabat,” tambahnya.
Tampak hadir dalam upacara perwakilan dari Bank Indonesia, BUMN, staf KBRI Tokyo, serta sejumlah warga Jepang yang turut merayakan momen bersejarah ini.
Kegiatan juga disiarkan secara daring, memungkinkan WNI di seluruh Jepang dari Okinawa hingga Hokkaido dan di berbagai negara untuk turut mengikuti jalannya upacara.
Usai upacara, seluruh peserta mengikuti acara silaturahmi sambil menikmati kuliner khas Nusantara, seperti mie bakso, sate Padang, batagor, pempek, dan jajanan pasar.
Acara dilengkapi dengan penampilan juara lomba karaoke virtual serta pemutaran video pendek terbaik dari kompetisi yang digelar selama rangkaian HUT RI 2025 oleh KBRI Tokyo.
Bagi banyak peserta, momen ini menjadi kenangan istimewa. Salah satunya, Ami, warga asal Pekalongan, yang hadir langsung ke Tokyo untuk mempromosikan batik:
“Saya senang bisa ikut merayakan kemerdekaan bersama teman-teman WNI di sini. Semoga Indonesia makin jaya dan rakyatnya sejahtera,” ucapnya.
Sementara itu, Siti Fatimah, orang tua dari Rizky Akbar Gunawan, salah satu anggota paskibra tahun ini, mengaku bangga:
“Terima kasih kepada KBRI Tokyo yang telah memberi kesempatan anak saya untuk berkontribusi dalam upacara kemerdekaan,” tuturnya.
Upacara pengibaran bendera di pagi hari kemudian dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera pada sore hari di lokasi yang sama.
Baca juga: Lalu Lintas Sekitar Bundaran HI Padat Menjelang Pesta Rakyat HUT ke-80 RI
Editor: Redaksi TVRINews
