
Indonesia Perkuat Pasar Amerika Latin, Bisnis Misi Digelar di Brasil
Penulis: Fityan
TVRInews – Sao Paulo, Brasil
RI Geber Diplomasi Ekonomi, Sasar Potensi USD 14 Miliar di Kawasan Non-Tradisional
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia terus tancap gas dalam upaya memperkuat diplomasi ekonomi dengan menyasar kawasan Amerika Latin dan Karibia. Menyusul kesuksesan misi bisnis di Peru tahun lalu, kini giliran Sao Paulo, Brasil, yang menjadi tujuan. Misi bertajuk Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Mission ini akan digelar pada 22-23 September 2025.
Langkah ini diambil sebagai bentuk penajaman strategi pemerintah dalam mendorong peningkatan perdagangan dan investasi. Kemenlu melihat kawasan Amerika Latin sebagai pasar non-tradisional yang sangat potensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut data yang dirilis Kemenlu, nilai perdagangan antara Indonesia dan kawasan tersebut menunjukkan peningkatan signifikan. "Nilai perdagangan Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia tercatat meningkat signifikan, dari USD 7,59 miliar pada 2018 menjadi USD 14,43 miliar pada 2024," demikian pernyataan resmi Kemenlu (18/9), yang menjadi dasar optimisme pemerintah.
Dipilihnya Sao Paulo bukan tanpa alasan. Kota ini merupakan pusat bisnis terbesar di Brasil, yang menyumbang lebih dari 30% PDB Brasil. Keberadaan ekosistem perdagangan dan keuangan yang kuat menjadikan Sao Paulo lokasi ideal untuk menjalin kemitraan baru.
Misi bisnis ini akan memfasilitasi lebih dari 15 pelaku usaha Indonesia, mulai dari skala menengah hingga besar. Mereka akan mempromosikan produk unggulan di sektor energi, otomotif, kesehatan, makanan dan minuman, hingga industri strategis. Para pengusaha Indonesia akan dipertemukan dengan sekitar 200 pelaku bisnis lokal yang sudah ditargetkan sesuai sektornya.
Rangkaian acara yang disiapkan cukup komprehensif, mencakup table top exhibition, business pitching, business matching, dan networking events. Ada juga kunjungan lapangan ke mitra bisnis di Sao Paulo. Dengan mengusung tema “Charging Towards Sustainable and Resilient Business Partnerships”, acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan ekonomi dan membuka peluang kemitraan bisnis yang berkelanjutan di tengah tantangan global.
Setelah sukses menggelar INA-LAC Business Forum di Jakarta selama lima tahun berturut-turut, misi bisnis di luar negeri ini merupakan yang kedua kalinya diadakan, setelah sebelumnya sukses di Lima, Peru. Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen penuh Kemenlu untuk mendukung penguatan interaksi antar para pelaku bisnis dan memperkuat agenda diplomasi ekonomi Indonesia di kancah global.
Editor: Redaksi TVRINews
