
Pengerahan agen ICE yang kontroversial di Olimpiade Musim Dingin telah memicu gelombang protes di Milan, Italia [Foto: Al jazeera/Alkis Konstantinidis)
Penulis: Fityan
TVRINews-Roma, Italia
Menteri Dalam Negeri Italia tegaskan personel AS tidak memiliki wewenang eksekutif selama ajang berlangsung.
Pemerintah Italia memberikan klarifikasi resmi terkait keterlibatan agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) Amerika Serikat dalam Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina. Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Piantedosi, menegaskan bahwa personel tersebut tidak akan menjalankan fungsi kepolisian operasional di wilayah kedaulatan Italia.
Dalam pernyataannya di hadapan Parlemen Italia pada Rabu waktu setempat, Piantedosi berupaya meredam kontroversi yang dipicu oleh kekhawatiran publik atas kehadiran badan keamanan AS tersebut.
Ia menjelaskan bahwa agen dari unit Homeland Security Investigations (HSI) cabang investigasi di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) hanya akan beroperasi di bawah misi diplomatik AS.
“ICE tidak dan tidak akan pernah bisa melakukan aktivitas kepolisian operasional di wilayah nasional kami,” tegas Piantedosi selasa 3 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa para agen tersebut tidak memiliki fungsi eksekutif dan kehadiran mereka bertujuan murni untuk koordinasi.
Klarifikasi Atas Kontroversi Publik
Kehadiran personel ICE sebelumnya memicu protes di Milan dan mendapat kritik tajam dari pejabat lokal. Wali Kota Milan, Giuseppe Sala, secara terbuka menyatakan keberatannya dan menyebut badan tersebut tidak diterima di kotanya karena rekam jejak mereka dalam penegakan kebijakan imigrasi di Amerika Serikat.
Menanggapi hal tersebut, Piantedosi menyebut kekhawatiran tersebut "sama sekali tidak berdasar." Ia menjelaskan bahwa penempatan personel ini merupakan bagian dari kepatuhan terhadap perjanjian internasional yang mengikat secara hukum, bukan inisiatif sepihak untuk merusak kedaulatan Italia.
“Keamanan dan ketertiban umum dijamin secara eksklusif oleh pasukan kepolisian kami sendiri,” lanjut Piantedosi. Selama ajang yang berlangsung pada 6-22 Februari tersebut, tugas personel AS terbatas pada analisis dan pertukaran informasi dengan otoritas Italia guna memitigasi risiko dari organisasi kriminal transnasional.
Fokus pada Keamanan Transnasional
Pihak berwenang AS sebelumnya menyatakan bahwa dukungan mereka bertujuan membantu Dinas Keamanan Diplomatik Departemen Luar Negeri dalam menyaring potensi ancaman.
Meskipun terdapat perbedaan persepsi akibat kebijakan imigrasi di bawah administrasi Presiden Donald Trump, Italia memastikan protokol di lapangan akan sangat berbeda.
“Kita tidak akan melihat apa pun di wilayah nasional yang menyerupai apa yang terlihat di media di Amerika Serikat,” ujar Piantedosi untuk menenangkan publik.
Dengan klarifikasi ini, pemerintah Italia berharap dapat mengakhiri polemik yang membayangi persiapan akhir Olimpiade Milan-Cortina, sembari memastikan bahwa seluruh prosedur keamanan tetap berada di bawah kendali penuh otoritas domestik.
Editor: Redaktur TVRINews
