
Foto: Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. Stefani Reynolds/pool via REUTERS/File Foto
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Washington
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken akan mengunjungi China pada akhir pekan ini untuk melakukan pertemuan bilateral.
Rencananya pertemuan tersebut akan diadakan pada 18-19 Juni 2023 dan kemungkinan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping.
Blinken akan menjadi pejabat pemerintah AS berpangkat tertinggi yang mengunjungi Tiongkok sejak Presiden AS Joe Biden menjabat pada Januari 2021.
Baca Juga : Bendungan Bagong Akan Tingkatkan Daerah Irigasi di Trenggalek
Lebih lanjut, pertemuan tersebut akan membahas pentingnya menjaga jalur komunikasi agar tetap terbuka untuk mengelola hubungan AS dan China secara bertanggung jawab demi menghindari konflik.
Selain itu, Blinken juga akan membahas masalah-masalah bilateral yang menjadi perhatian AS, isu-isu global dan regional, serta peluang kerja sama yang berkaitan dengan berbagai tantangan lintas negara.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China Qin Gang telah mengadakan percakapan melalui sambungan telepon dengan Blinken.
Dalam percakapan itu, Qin menegaskan sikap Beijing terhadap Taiwan dan mendesak AS berhenti mencampuri urusan dalam negeri China.
Qin menyatakan bahwa sejak awal tahun ini, hubungan China-AS menghadapi kesulitan dan tantangan baru.
"China selalu melihat dan mengatasi hubungan China-AS sesuai dengan prinsip-prinsip yang saling menghormati, konsisten terhadap perdamaian, dan kerja sama saling menguntungkan sebagaimana diusulkan oleh Presiden China Xi Jinping," kata Qin seperti yang dikutip dari Reuter, Jumat, 16 Juni 2023.
Sebagai informasi, Blinken sempat hendak melakukan kunjungan ke Beijing pada Maret lalu, namun dibatalkan secara mendadak usai insiden diduga balon mata-mata China terbang di atas langit AS.
Baca Juga : Kementerian PUPR: Transformasi Digital dan Teknologi untuk Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Editor: Redaktur TVRINews
