
Foto: Reuters
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Moskow
Seorang diplomat di Kedutaan Besar Inggris di Moskow diusir oleh pemerintah Rusia karena diduga bekerja untuk memata-matai negara itu.
Dinas keamanan FSB Rusia mengatakan diplomat tersebut, yang fotonya tersebar di buletin berita TV, telah dengan sengaja memberikan informasi palsu ketika ia memasuki Moskow.
Pemerintah Rusia menyatakan bahwa diplomat bernama Edward Wilkes adalah sekretaris kedua, sebuah pangkat diplomatik yang relatif lebih muda.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa kementerian telah memanggil duta besar Inggris, sebuah langkah yang sering digunakan pemerintah tuan rumah untuk menyampaikan protes keras.
Menurut FSB, diplomat Inggris tersebut adalah pengganti salah satu dari enam diplomat Inggris yang diusir awal tahun ini, juga atas tuduhan spionase.
Hubungan antara Inggris dan Rusia telah merosot ke titik terendah pasca-Perang Dingin sejak dimulainya perang di Ukraina. Inggris telah mengikuti gelombang sanksi berturut-turut terhadap Rusia dan memberikan senjata kepada Ukraina.
Rusia mengatakan bahwa Ukraina untuk pertama kalinya menembakkan rudal jelajah British Storm Shadow ke wilayahnya pekan lalu.
Presiden Vladimir Putin kemudian meluncurkan rudal hipersonik baru ke kota Dnipro, Ukraina, pada 21 November sebagai respons atas rudal Inggris dan ATACMS AS oleh Ukraina.
Editor: Redaktur TVRINews
