
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Tokyo
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Nurmala Kartini Sjahrir menegaskan pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui pengalaman nyata.
Hal itu disampaikannya saat membuka Bunkasai Sekolah Indonesia Tokyo (SIT) 2026, Jumat,24 April 2026.

“Pendidikan yang utuh tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh melalui pengalaman nyata, melalui interaksi, kolaborasi, kreativitas, dan keberanian untuk menampilkan diri. Dalam konteks itulah, kegiatan Bunkasai SIT 2026 memiliki peran yang sangat strategis,” ujar Dubes Kartini dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 25 April 2026.
Bunkasai SIT 2026 yang mengusung tema Wonderland Carnival menjadi wadah bagi siswa dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga SMA untuk menampilkan berbagai kegiatan kokurikuler. Acara ini mencakup tiga agenda utama, yakni Market Day, Student Exhibition, dan Showtime.
Dubes Kartini mengapresiasi konsep kegiatan yang dinilai mampu mengintegrasikan berbagai aspek pembelajaran.

“Kegiatan ini mengangkat nilai kewirausahaan melalui Market Day, apresiasi karya melalui Student Exhibition, serta ekspresi seni melalui Showtime. Ini adalah kombinasi pembelajaran yang sangat lengkap,” kata Dubes Kartini.
Dalam Market Day, para siswa menjual berbagai produk seperti kerajinan tangan, permainan, serta makanan dan minuman ringan kepada pengunjung.
Selain itu, siswa juga menampilkan hasil karya pendidikan dan pertunjukan seni sebagai bagian dari pengembangan kreativitas.
Dubes Kartini juga berpesan agar para siswa mampu menjadi jembatan antara budaya Indonesia dan Jepang di masa depan.

“Semua yang ada di Sekolah Indonesia Tokyo ini adalah duta-duta bangsa yang kelak akan memainkan peran penting dalam hubungan antarnegara,” tutur Dubes Kartini.
Sementara itu, Atase Pendidikan KBRI Tokyo Amzul Rifin menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang menekankan kreativitas, kerja sama, dan jiwa kewirausahaan.
“Kesalahan merupakan hal yang wajar dalam proses belajar, tetapi sikap tidak jujur tidak dapat ditoleransi,” ujar Amzul.
Kegiatan Bunkasai SIT 2026 juga mendapat antusiasme tinggi dari para orang tua siswa yang hadir untuk menyaksikan langsung berbagai penampilan dan berinteraksi dalam kegiatan Market Day.
Editor: Redaksi TVRINews
