
Foto: Pemandangan setelah longsor di Batang Kali, Malaysia, 16 Desember 2022. Astro Awani/via REUTERS TV/Handout via REUTERS GAMBAR INI DIBERIKAN OLEH PIHAK KETIGA. KREDIT WAJIB.
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Kuala Lumpur
Tanah Longsor menimpa sebuah tempat perkemahan di Malaysia pada Jum’at (16/12) pagi waktu setempat. Bencana itu menewaskan sedikitnya sembilan orang, 60 orang berhasil di selamatkan, dan 25 orang masih hilang.
Baca Juga: Puan Maharani: DPR RI, Pemerintah, dan KPU Sepakat Menyelenggarakan Pemilu Tahun 2024
Tanah longsor melanda bagian Selangor, pinggiran ibu kota Kuala Lumpur, tepatnya di luar area puncak bukit Genting Highlands, Kota Batang. Bencana tersebut terjadi sekitar pukul 3 pagi waktu setempat.
“Lebih dari 90 orang terjebak dalam tanah longsor dan 60 ditemukan selamat, dengan 25 masih hilang,” tulis pesan Badan Nasional Penanggulangan Bencana setempat di media sosial, Jum’at (16/12/2022).
Saat ini pencarian korban masih dilakukan oleh pihak setempat.
Menurut direktur negara departemen pemadam kebakaran dan penyelamatan, tanah longsor jatuh dari ketinggian sekitar 30 meter di atas tempat perkemahan dan menutupi area seluas sekitar satu acre (0,4 hektar),
"Saya berdoa agar para korban yang hilang dapat segera ditemukan dengan selamat," cuit Menteri Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Nik Nazmi Nik Ahmad, di Twitter pada Jumat pagi.
"Tim penyelamat sudah bekerja sejak awal. Saya akan ke sana hari ini,” tambahnya.
Sebagai informasi, Selangor merupakan negara bagian paling makmur di Malaysia, pernah mengalami tanah longsor sebelumnya. Bencana tersebut sering dikaitkan dengan pembukaan hutan dan lahan.
Baca Juga: 6 Fakta Menarik Perjalanan Terjal Prancis Menuju Final Piala Dunia 2022
Wilayah ini sedang musim hujan tetapi tidak ada hujan lebat atau gempa bumi yang tercatat dalam semalam.
Setahun yang lalu, sekitar 21.000 orang mengungsi akibat banjir akibat hujan deras di tujuh negara bagian di seluruh negeri.
Editor: Redaktur TVRINews
