
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Yerusalem
Seorang pejabat militer Israel menyatakan 'sejumlah tokoh senior' dari rezim Iran telah 'dieliminasi' dalam gelombang serangan yang dilancarkan, pada Sabtu, 28 Februari 2026 hari ini.
Pejabat tersebut mengatakan tiga lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya anggota pemerintahan Iran diserang secara bersamaan dalam satu operasi terkoordinasi.
Ia menyebut beberapa figur penting yang berperan dalam pengelolaan kampanye militer dan tata kelola pemerintahan Iran termasuk di antara yang tewas, namun tidak memberikan rincian identitas.
Tidak ada konfirmasi apakah Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei termasuk di antara korban.
Pejabat itu juga menegaskan Israel Defense Forces (IDF) telah bekerja dalam kerja sama erat dengan militer Amerika Serikat untuk menyusun daftar target yang disebut bernilai strategis dan luas.
“IDF siap menyerang di Iran sesuai kebutuhan,” ujar pejabat tersebut yang dikutip oleh tvrinews.com dari NBC, Sabtu, 28 Februari 2026.
Menurutnya, Amerika Serikat dan Israel telah menghabiskan “ribuan jam” untuk membangun bank target di Iran sebelum operasi dilaksanakan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menyatakan sejauh yang ia ketahui, baik Pemimpin Tertinggi Iran masih hidup.
Araghchi mengakui kemungkinan ada beberapa komandan militer yang tewas, tetapi menyebut hal tersebut 'bukan masalah besar' bagi Iran.
Eskalasi ini terjadi setelah serangan awal Israel yang menargetkan kepemimpinan Iran dalam gelombang pertama operasi. Hingga kini belum ada rincian resmi dari Teheran mengenai jumlah korban di kalangan pejabat tinggi.
Editor: Redaksi TVRINews
