
Foto: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (Valentin Flauraud / AFP)
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Islam Iran, Abbas Araghchi, mengapresiasi dukungan dari negara-negara Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia, dan Brunei, terkait situasi yang tengah terjadi di Iran.
"Terima kasih kepada pemerintah & masyarakat Muslim serta pencinta keadilan di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Brunei) yang mengecam agresi brutal Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap bangsa Muslim Iran di bulan Ramadan serta menunjukkan solidaritas," tulis Araghchi melalui media sosial X, dilihat Minggu, 22 Maret 2026.
Di tengah situasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel, masyarakat Iran tetap merayakan Hari Raya Idulfitri. Ribuan umat Muslim melaksanakan salat Idulfitri yang jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Dilansir dari AFP, saat fajar kerumunan jemaah berkumpul di Masjid Agung Imam Khomeini di pusat Teheran, yang dinamai menurut nama pendiri republik Islam tersebut.
Karena keterbatasan kapasitas, banyak jemaah terpaksa melaksanakan salat di area luar masjid. Televisi pemerintah Iran menayangkan suasana keramaian di sekitar lokasi, meskipun terdapat risiko serangan di tengah situasi konflik.
Selain di Teheran, siaran televisi juga memperlihatkan pelaksanaan salat Idulfitri di sejumlah kota lain, seperti Arak, Zahedan, dan Abadan.
Editor: Redaktur TVRINews
