
Foto: Paus Leo XIV (Tangkapan Layar Akun YouTube Vatican Media)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Vatikan
Paus Leo XIV secara resmi memulai masa kepemimpinannya sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia pada Minggu, 18 Mei 2025, melalui Misa pelantikan yang digelar di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.
Misa yang dimulai pukul 15.00 waktu Indonesia ini menjadi momen bersejarah yang tidak hanya menyatukan 1,4 miliar umat Katolik secara spiritual, tetapi juga menghadirkan sorotan dunia terhadap simbol-simbol sakral yang menandai dimulainya masa kepausan.
Dalam upacara tersebut, Paus Leo XIV menerima dua lambang penting jabatan kepausan. Pertama adalah pallium, sehelai kain wol domba yang melambangkan tugasnya sebagai gembala umat.
Kedua adalah cincin nelayan, cincin emas khusus yang diukir dengan gambar Santo Petrus memegang kunci Surga. Cincin tersebut menjadi simbol otoritas spiritual dan administratif, serta digunakan untuk menyegel dokumen resmi. Sesuai tradisi, cincin ini akan dipatahkan setelah wafatnya paus sebagai penanda berakhirnya masa jabatannya.
Sebelumnya, sorak sorai puluhan ribu umat mengiringi saat Paus Leo XIV untuk pertama kalinya menaiki popemobile berwarna putih dan memasuki Lapangan Santo Petrus.
Mobil beratap terbuka itu melaju perlahan, memungkinkan umat melihat langsung sosok paus baru yang tersenyum dan melambaikan tangan sepanjang rute prosesi. Teriakan "Viva il Papa!" dan "Papa Leone!" menggema di seluruh sudut alun-alun yang dipadati umat dari berbagai negara.
Salah satu momen tak terduga muncul ketika seorang pengunjung meneriakkan "White Sox, White Sox," mengacu pada tim bisbol favorit Paus Leo dari kampung halamannya di Chicago.
Meski tim tersebut saat ini berada di dasar klasemen Liga Amerika, para penggemar berharap semangat dan doa sang Paus dapat membawa perubahan nasib bagi klub kesayangannya itu.
Diiringi pengamanan ketat, popemobile juga membawa Paus Leo XIV menuruni jalan menuju Sungai Tiber.
Dalam perjalanan singkat itu, kendaraan sempat berhenti dua kali agar Paus dapat memberikan berkat kepada tiga bayi, menciptakan momen penuh kehangatan dan haru di tengah suasana sakral.
Robert Prevost, nama asli Paus Leo XIV, merupakan sosok yang relatif baru dikenal dalam hierarki tinggi Gereja. Ia baru diangkat menjadi kardinal dua tahun lalu, namun pada 8 Mei 2025 lalu, ia terpilih sebagai Paus melalui konklaf yang hanya berlangsung 24 jam. Lahir di Chicago dan berkewarganegaraan Peru, ia menjadi paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat sekaligus Amerika Selatan.
Dengan pelantikannya, Paus Leo XIV resmi menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April lalu. Dunia kini menanti arah kepemimpinan baru Vatikan di bawah paus yang dikenal rendah hati, hangat, dan penuh semangat pelayanan ini.
Baca Juga: Debut Naiki Popemobile, Paus Leo XIV Disambut Meriah
Editor: Redaksi TVRINews
