
Foto: REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa
Penulis: Intan Kw
TVRINews, Jakarta
Indonesia sedang menyusun rencana kontigensi evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dengan beberapa skenario situasi, di tengah banyaknya korban akibat meningkatnya eskalasi konflik Palestina-Israel.
Melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Amman, KBRI Beirut, dan KBRI Kairo, Pemerintah sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk proses evakuasi.
“Saat ini Pemerintah, melalui KBRI Amman, KBRI Beirut dan KBRI Kairo sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengevakuasi WNI yang berada di wilayah Palestina, khususnya 10 orang WNI yang berada di Jalur Gaza,” kata Lalu Muhammad Iqbal selaku Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Selasa, 10 Oktober 2023.
Baca Juga: Brazil Kecam Serangan Palestina ke Israel
Lebih lanjut, Iqbal menuturkan saat ini fokus Pemerintah adalah pada situasi kemanusiaan.
“Fokus Pemerintah Indonesia saat ini adalah situasi kemanusiaan, khususnya bagaimana mendorong upaya menghentikan eskalasi kekerasan dan menghindari jatuhnya lebih banyak korban sipil,” ucap Iqbal.
Untuk diketahui, perang antara kelompok militan Palestina Hamas, dan tentara Israel telah terjadi sejak akhir pekan lalu.
Akibatnya, jumlah korban tewas diperkirakan sudah menembus 1.200 orang.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Palestina hingga berita ini diterbitkan, jumlah korban tewas di Jalur Gaza meningkat menjadi 687 orang. Sedangkan, korban luka-luka menjadi 3.726 orang.
Di pihak Israel sendiri, data korban tewas sebanyak 900 orang, dan 2.600 lainnya terluka.
Baca Juga: Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Konflik Palestina-Israel
Editor: Redaktur TVRINews
