
PPIH Prioritaskan Pelayanan Bagi Jemaah Haji Lansia dan Disabilitas
Penulis: Yosep Novriansyah
TVRINews, Madinah
Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 mengusung tema Haji Ramah Lansia dan Disabilitas. Tema ini tercermin dalam berbagai layanan khusus yang disiapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk memastikan kenyamanan serta keselamatan para jemaah dari kelompok rentan tersebut.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, hingga Rabu, 7 Mei 2025, sebanyak 117 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Arab Saudi dari total 525 kloter yang direncanakan. Jumlah jemaah yang telah mendarat mencapai 45.496 orang, dengan 9.743 di antaranya merupakan jemaah lansia.
Seluruh jemaah gelombang pertama tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah. Di lokasi ini, PPIH menyediakan berbagai layanan khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas, seperti penggunaan crane untuk menurunkan jemaah dari pesawat, penyediaan kursi roda, serta pendampingan oleh petugas khusus.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH, Abdul Basir, menyatakan bahwa seluruh fasilitas telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan jemaah yang memerlukan bantuan tambahan.
“Kami memastikan bahwa layanan bagi jemaah lansia dan disabilitas berjalan dengan baik sejak kedatangan di bandara. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Pemerintah Indonesia juga bekerja sama dengan Saudi Ground Services (SGS) untuk menjamin ketersediaan kursi dorong yang memadai sesuai dengan jumlah dan kebutuhan jemaah.
Langkah ini diharapkan dapat menunjang kelancaran dan kekhusyukan ibadah para jemaah lansia dan disabilitas selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Komitmen pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh.
Baca Juga: Layanan Konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Madinah Terus Ditingkatkan
Editor: Redaksi TVRINews
