Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews – Roma
Basilika Santa Maria Maggiore, Situs Relik Kudus Berusia Ribuan Tahun yang Kini Bersiap Jadi Peristirahatan Terakhir Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik
Di tengah lanskap kuno Kota Roma, berdiri megah sebuah bangunan suci yang menyimpan jejak panjang sejarah, keajaiban, dan kesetiaan umat: Basilika Santa Maria Maggiore. Tempat ini, yang telah berdiri sejak abad ke-5, tak lama lagi akan menjadi saksi bisu dari peristirahatan terakhir Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus.
Dalam surat wasiatnya yang ditulis pada Juni 2022, Paus Fransiskus secara pribadi menunjuk basilika bersejarah ini sebagai lokasi pemakamannya. Pilihan ini bukan tanpa makna. Santa Maria Maggiore bukan hanya sekadar bangunan megah, tetapi juga pusat spiritual yang menyimpan banyak simbol dan kisah sakral bagi umat Katolik di seluruh dunia.
Gereja Maria Terbesar di Roma :
Basilika Santa Maria Maggiore merupakan salah satu dari empat basilika kepausan dan merupakan gereja Maria terbesar di Roma. Menurut laman resmi Britannica, basilika ini dibangun pada tahun 432 M, dan hingga kini tetap mempertahankan inti strukturnya dari masa Kekristenan awal sebuah keistimewaan yang tidak dimiliki tiga basilika kepausan lainnya.
Di dalamnya, terdapat relik suci yang amat dijunjung tinggi, seperti potongan kayu palungan tempat Yesus dibaringkan saat kelahiran-Nya, serta ikon legendaris Salus Populi Romani—lukisan Bunda Maria yang diyakini sebagai pelindung rakyat Roma. Lukisan ini disimpan dalam Kapel Paolina, salah satu dari dua kapel besar dalam basilika, yang menjadi pusat devosi umat Katolik.
Keajaiban Salju di Musim Panas :
Tak hanya sarat nilai spiritual, Basilika Santa Maria Maggiore juga lekat dengan legenda unik yang diyakini menjadi asal-usul pembangunannya. Menurut tradisi, Bunda Maria menampakkan diri kepada Paus Liberius dan menunjukkan lokasi pembangunan basilika dengan menurunkan salju di Bukit Esquiline pada malam 5 Agustus di tengah musim panas yang biasanya kering. Sejak itu, setiap tanggal tersebut diperingati dengan menaburkan kelopak bunga putih dari langit-langit Kapel Paolina, menciptakan suasana mistis dan sakral yang sulit dilupakan.
Jejak Para Paus dan Seniman Agung :
Sejarah basilika ini juga mencatat tujuh Paus yang telah dimakamkan di dalamnya. Terakhir adalah Paus Clement IX pada tahun 1669. Nama besar lainnya yang bersemayam di basilika ini adalah Gian Lorenzo Bernini, arsitek dan pematung ternama yang mendesain Lapangan Santo Petrus di Vatikan.
Bangunan ini juga menampilkan harmoni arsitektur dari berbagai zaman. Pilar-pilar penyangganya diyakini berasal dari reruntuhan Romawi kuno. Sementara lantai mozaiknya adalah karya seni abad ke-13 bergaya cosmatesque. Langit-langit emasnya, yang dirancang oleh Giuliano Sangallo, dikabarkan menggunakan emas pertama yang dibawa dari Dunia Baru.
Wilayah Suci dengan Kekebalan Diplomatik :
Meski berada di wilayah Italia, Basilika Santa Maria Maggiore sepenuhnya dimiliki oleh Takhta Suci, sebagaimana diatur dalam Perjanjian Lateran 1929. Artinya, basilika ini memiliki status hukum layaknya kedutaan besar Vatikan, lengkap dengan kekebalan diplomatik.
Menara loncengnya yang bergaya Romanesque, dibangun pada abad ke-14 oleh Paus Gregorius XI, merupakan yang tertinggi di Roma. Setiap malam pukul sembilan, lima loncengnya berdentang sebagai tanda waktu yang masih terikat pada ritme kehidupan religius yang berlangsung sejak berabad-abad lalu.
Basilika yang Menyimpan Kehidupan dan Keabadian :
Dengan segala keagungan sejarah dan spiritualitasnya, tak mengherankan jika Paus Fransiskus memilih Basilika Santa Maria Maggiore sebagai tempat peristirahatan terakhirnya. Di sanalah, dalam ketenangan ruang suci yang telah berusia hampir 1.600 tahun, beliau kelak akan bersemayam di antara para pendahulunya dan sejarah panjang Gereja Katolik.
Tempat ini tak hanya menyimpan tubuh para tokoh besar Gereja, tetapi juga menjaga semangat iman, budaya, dan peradaban yang hidup lintas zaman.
Baca Juga: Jelang Pemakaman Paus Fransiskus : Kardinal Pizzaballa Pimpin Doa Rosario
Editor: Redaktur TVRINews
