
Kantor polisi di Teheran, Iran hancur akibat serangan israel amerika [Foto: Al Jazeera]
Penulis: Fityan
TVRINews, Teheran
Serangan Israel Menyasar Teheran Saat Iran Menutup Selat Hormuz
Eskalasi militer di Timur Tengah memasuki fase kritis setelah pasukan Israel memperluas jangkauan operasionalnya ke jantung Iran dan Lebanon.
Rumah Sakit Gandhi di Teheran, Iran, mengalami kerusakan akibat serangan udara yang menghantam wilayah sekitarnya pada 1 Maret 2026. [Foto: EPA]
Hingga Selasa 3 Maret 2026, otoritas kesehatan setempat melaporkan jumlah korban tewas di kedua negara tersebut telah melampaui 600 jiwa akibat rangkaian serangan udara yang terus berlanjut.
Target Strategis dan Dampak Global
Dalam operasi terbaru, militer Israel dilaporkan menghantam markas penyiaran negara Iran di Teheran serta beberapa titik strategis di Beirut.
Di sisi lain, Iran memberikan respons keras dengan menargetkan infrastruktur energi di kawasan Teluk, yang memicu lonjakan harga minyak dan gas global secara signifikan.
Dampak ekonomi mulai terasa setelah perusahaan minyak negara Qatar memutuskan untuk menghentikan seluruh produksi gas alam cair (LNG). Langkah ini diambil menyusul serangan yang merusak dua fasilitas utama mereka di wilayah tersebut.
Blokade Selat Hormuz
Situasi keamanan maritim memburuk setelah Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa Selat Hormuz kini resmi "tertutup".
Sebagai jalur krusial yang dilewati seperlima konsumsi minyak dunia, IRGC memperingatkan akan menyerang setiap kapal yang mencoba melintasi jalur air tersebut.
Dukungan Washington dan Balasan Iran
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan dukungan penuh terhadap kampanye militer ini.
Ia memprediksi operasi untuk melumpuhkan kemampuan nuklir dan rudal Teheran dapat berlangsung selama sekitar empat minggu.
"Washington akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menghancurkan kapabilitas rudal dan nuklir Teheran," tegas Presiden Trump dalam pernyataan resminya.
Sementara itu, sirene peringatan terus terdengar di penjuru Israel. Militer Israel (IDF) melaporkan adanya intersepsi rudal di atas wilayah Yerusalem Barat, Tel Aviv, dan Eilat.
Sejak Sabtu lalu, setidaknya 10 orang dilaporkan tewas di pihak Israel akibat serangan balasan Iran.
Hingga berita ini diturunkan, komunitas internasional terus menyerukan de-eskalasi guna mencegah perang terbuka yang lebih luas di kawasan tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews

Rumah Sakit Gandhi di Teheran, Iran, mengalami kerusakan akibat serangan udara yang menghantam wilayah sekitarnya pada 1 Maret 2026. [Foto: EPA]