Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Taipei
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pihaknya bersiap akan dugaan meningkatnya tekanan militer Tiongkok terhadap Taiwan setelah pemilu.
Seorang perwira intelijen militer senior kepada wartawan saat konferensi pers reguler kementerian pertahanan mengatakan peningkatan tekanan ini dimungkinkannya menggabungkan patroli kesiapan tempur reguler, perang kognitif, dan taktik zona abu-abu.
“PLA (Tentara Pembebasan Rakyat) akan terus memperkuat tekanannya terhadap Taiwan dalam waktu dekat melalui patroli kesiapan tempur rutin dan aktivitas lainnya, menggabungkan perang kognitif dan intrusi zona abu-abu.” Ujar Intelijen senior kementerian Pertahanan Taiwan, Huang Ming-Chieh.
Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa di Taiwan, Lai Ching-te, memenangkan pemilu, dan akan menjabat pada tanggal 20 Mei 2024 mendatang. Menjelang pemilu, Tiongkok berulang kali menyebutnya sebagai ‘separatis berbahaya’.
Tiongkok mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan tidak memiliki hak untuk menjalin hubungan antar negara. Hal ini tentu saja dibantah oleh Taiwan.
Editor: Redaktur TVRINews
