
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Tehran
Sejumlah maskapai penerbangan membatalkan dan mengalihkan jadwal penerbangan di kawasan Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran serta serangan balasan dari Teheran.
Penutupan wilayah udara di sejumlah negara berdampak langsung pada operasional bandara dan maskapai internasional. Berdasarkan informasi yang dihimpun tvrinews.com oleh berbagai sumber, berikut informasi maskapai yang membatalkan dan mengalihkan penerbangannya.
Seluruh penerbangan dari Dubai International Airport dan Dubai Al Maktoum International Airport dilaporkan ditangguhkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Maskapai Emirates menyatakan menghentikan seluruh operasinya dari Dubai setidaknya hingga pukul 15.00 waktu setempat pada Senin, dengan alasan penutupan wilayah udara.
Sementara itu, Etihad Airways menangguhkan penerbangan dari Abu Dhabi hingga pukul 2.00 waktu setempat pada hari yang sama.
Di tengah situasi tersebut, empat staf di Bandara Internasional Dubai dilaporkan mengalami luka dalam insiden yang terjadi pada malam hari.
Maskapai asal Inggris, British Airways, membatalkan penerbangan menuju Tel Aviv dan Bahrain hingga Rabu. Maskapai itu juga memperingatkan adanya dampak terhadap layanan menuju Abu Dhabi, Amman, Doha, dan Dubai.
Virgin Atlantic turut membatalkan penerbangan rute London–Dubai dan London–Riyadh pada Minggu dan Senin.
Selain itu, Singapore Airlines dan Air India termasuk di antara maskapai yang menyesuaikan jadwal penerbangan mereka menyusul perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah.
Penutupan wilayah udara dan pembatalan penerbangan ini memicu gangguan perjalanan internasional.
Pihak maskapai terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait sebelum kembali mengoperasikan layanan secara normal.
Editor: Redaksi TVRINews
