
Pesawat Luar Angkasa Parker NASA Selesaikan Misi Dekat Matahari dengan Keberhasilan Gemilang
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, USA
Pesawat luar angkasa Parker milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kini dalam kondisi aman setelah berhasil menyelesaikan misi bersejarahnya terbang mendekati Matahari.
Pesawat tersebut berhasil mencapai posisi terdekat dengan Matahari, yakni sekitar 6,1 juta kilometer dari permukaan bintang tersebut, dan bahkan memasuki atmosfer luar Matahari yang dikenal sebagai korona.
Misi ini bertujuan untuk membantu para ilmuwan mempelajari lebih dalam mengenai Matahari, bintang terdekat dengan Bumi.
Parker Spacecraft, yang diluncurkan pada 2018, dilengkapi dengan pelindung panas canggih dan radiator untuk bertahan pada suhu ekstrem yang mencapai 982 derajat Celsius, serta mampu terbang dengan kecepatan hingga 692.000 kilometer per jam.
Fitur-fitur ini memungkinkan pesawat tersebut terbang dengan jarak sangat dekat dengan Matahari tanpa mengalami kerusakan.
Tim operasi di Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins di Maryland, yang mengawasi misi ini, menerima sinyal dan nada suara dari pesawat tersebut sebelum tengah malam pada Kamis waktu setempat. NASA diperkirakan akan menerima data telemetri terperinci mengenai status pesawat pada 1 Januari mendatang.
Direktur Heliofisika NASA, Dr. Joseph Westlake, mengungkapkan bahwa data yang diperoleh dari misi Parker ini akan sangat berharga bagi pemahaman kita tentang Matahari dan akan membantu para ilmuwan menulis ulang buku pengetahuan tentang kerja Matahari.
Dengan pencapaian ini, Parker Spacecraft mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya objek buatan manusia yang pernah melintasi jarak sedekat ini dengan Matahari.
Pesawat luar angkasa ini telah memasuki fase orbit bertahap yang semakin mendekat ke arah Matahari, membuka jalan bagi penemuan baru yang dapat memperdalam pemahaman kita tentang fenomena-fenomena heliosferik dan dampaknya terhadap Bumi.
Editor: Rina Hapsari
