
Personel keamanan berjaga di sepanjang jalan yang diberi garis pembatas dekat lokasi rencana perundingan AS-Iran di area Zona Merah, Islamabad, Pakistan. (Foto: AFP)
Penulis: Fityan
TVRINews – Islamabad, Pakistan
Islamabad Berlakukan Kebijakan Visa on Arrival bagi Delegasi dan Jurnalis Jelang Dialog Gencatan Senjata Iran-AS
Pemerintah Pakistan mengumumkan kebijakan pemberian visa saat kedatangan (visa on arrival) bagi seluruh delegasi diplomatik dan jurnalis internasional yang akan menghadiri perundingan gencatan senjata Iran-Amerika Serikat di Islamabad akhir pekan ini.
Langkah ini diambil di tengah pengamanan ketat di ibu kota Pakistan yang bersiap menjadi mediator dalam negosiasi krusial bagi stabilitas Timur Tengah tersebut.
Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, melalui pernyataan resminya di platform X, menegaskan bahwa Pakistan menyambut hangat seluruh partisipan yang terlibat dalam agenda "Islamabad Talks 2026".
"Pakistan menyambut semua delegasi termasuk jurnalis dari negara-negara peserta yang melakukan perjalanan terkait Islamabad Talks 2026. Untuk tujuan ini, seluruh maskapai penerbangan diminta untuk mengizinkan individu-individu tersebut naik ke pesawat tanpa visa. Otoritas imigrasi di Pakistan akan menerbitkan visa saat kedatangan bagi mereka," tulis Dar.
Pengamanan Skala Tinggi di Zona Merah
Pusat pemerintahan di Islamabad kini berada dalam status pengamanan maksimal menjelang dialog yang dijadwalkan dimulai pada hari Sabtu 18 April 2026.
Pertemuan ini menyusul eskalasi konflik selama enam minggu yang telah merenggut ribuan nyawa di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, akses menuju jalan utama yang mengarah ke Red Zone wilayah tempat gedung-gedung vital pemerintahan berada telah ditutup sepenuhnya.
Personel militer dikerahkan secara masif di titik-titik strategis kota, sementara pos pemeriksaan ketat tampak tersebar di berbagai ruas jalan.
Pemerintah setempat juga telah menetapkan hari Jumat 17 April sebagai hari libur umum guna meminimalisir mobilitas warga, sehingga arus lalu lintas terpantau lengang.
Hotel Serena, salah satu hotel paling prestisius di Islamabad yang berdekatan dengan markas besar Kementerian Luar Negeri, terpilih menjadi lokasi utama perundingan. Aparat keamanan telah mengambil alih sepenuhnya area hotel tersebut demi menjamin sterilitas lokasi.
Kedatangan Delegasi Tingkat Tinggi
Delegasi Iran dilaporkan akan segera tiba di Islamabad. Meski sempat terjadi kesimpangsiuran informasi terkait waktu kedatangan, rombongan Teheran diperkirakan akan dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, didampingi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Di sisi lain, delegasi Amerika Serikat yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance dijadwalkan mendarat pada Jumat malam waktu setempat.
Turut serta dalam rombongan tersebut adalah Jared Kushner dan Steve Witkoff, dua tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam sejarah negosiasi dengan Iran sebelum pecahnya konflik terbaru.
Editor: Redaksi TVRINews
