
Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) mencatat lonjakan luar biasa dalam penjualan tiket Piala Dunia 2026, dengan jumlah permintaan yang telah melampaui 150 juta meski fase penjualan melalui sistem Pengundian Seleksi Acak baru berjalan separuh.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di 16 kota yang tersebar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Turnamen ini akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 tim dan mempertandingkan 104 laga.
Permintaan Melonjak Sejak Fase Awal
FIFA menyebutkan, antusiasme global terlihat sejak fase Pengundian Seleksi Acak dibuka pada 11 Desember 2025. Para penggemar dari lebih dari 200 negara dan kawasan memadati platform resmi FIFA.com/tickets untuk mengajukan permohonan tiket. Fase penjualan ini dijadwalkan berakhir pada 13 Januari 2026.
Permintaan Tiket Lebih dari 30 Kali Lipat
Berdasarkan data FIFA, permintaan tiket Piala Dunia 2026 mengalami kelebihan permintaan lebih dari 30 kali lipat, dihitung dari jumlah kartu kredit individual yang telah terverifikasi dalam setiap pengajuan tiket.
Tak hanya itu, jumlah permintaan tersebut tercatat 3,4 kali lebih tinggi dibandingkan total penonton yang hadir dalam 964 pertandingan di seluruh 22 edisi Piala Dunia sejak pertama kali digelar pada 1930.
FIFA Sebut Turnamen Paling Inklusif
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menilai tingginya minat penggemar menjadi cerminan kecintaan global terhadap sepak bola.
“Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi pertunjukan terbesar dan paling inklusif di planet ini,” ujar Infantino dalam pernyataan resmi FIFA, dikutip Sabtu, 3 Januari 2026.
Menurutnya, respons luar biasa dari para penggemar menunjukkan kekuatan sepak bola sebagai alat pemersatu dunia.
“Kami akan mencetak sejarah di Amerika Utara ketika menyatukan dunia dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dalam perayaan tentang persatuan dan yang terbaik dari sepak bola,” katanya.
Edisi Terbesar Sepanjang Sejarah
Piala Dunia 2026 akan mencatat sejumlah rekor baru, mulai dari jumlah peserta terbanyak, jumlah pertandingan terbanyak, hingga skala penyelenggaraan lintas tiga negara.
Dengan tingginya permintaan tiket sejak fase awal, FIFA optimistis turnamen ini akan menjadi salah satu perhelatan olahraga terbesar sepanjang masa.
Editor: Redaktur TVRINews
