
Foto : ESPN Sport
Penulis: Fityan
TVRINews – Barcelona
Raphinha cetak dua gol saat Barcelona bangkit dari ketertinggalan dua gol dan tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk kunci gelar LaLiga ke-28.
Barcelona semakin dekat dengan gelar juara LaLiga ke-28 mereka setelah mengalahkan Real Madrid 4-3 dalam laga El Clasico penuh drama di Stadion Olimpiade Montjuic, Minggu (11/5) malam waktu setempat. Dua gol Raphinha membantu Blaugrana bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk meraih kemenangan penting yang memperlebar jarak di klasemen menjadi tujuh poin dari rival abadi mereka, dengan hanya tiga pertandingan tersisa.
Dengan hasil ini, Barcelona hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara LaLiga musim ini. Bahkan jika Real Madrid gagal menang di laga melawan Mallorca pada Rabu mendatang, Barcelona bisa mengunci gelar lebih cepat. Namun kemenangan atas Espanyol dalam derby Catalan hari Kamis (14/5) akan menjadikan segalanya pasti, tanpa perlu bergantung pada hasil tim lain.
Madrid sebenarnya memulai laga dengan impresif. Dua gol cepat dari Kylian Mbappé—satu dari titik penalti dan satu lagi hasil serangan balik cepat yang dibangun Vinícius Junior—membuat tim tamu unggul 2-0 dalam 15 menit pertama.
Namun Barca bangkit dengan luar biasa. Eric García membuka kebangkitan lewat sundulan pada menit ke-19, disusul gol indah Lamine Yamal pada menit ke-32 yang menyamakan kedudukan. Hanya dua menit kemudian, blunder Mbappé di lini tengah dimanfaatkan Raphinha untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Madrid sempat berharap mendapat penalti kedua sebelum turun minum, tetapi VAR membatalkannya karena offside. Tak lama kemudian, kesalahan Lucas Vázquez membuka jalan bagi Raphinha mencetak gol keduanya malam itu dan membawa Barca unggul 4-2.
Meskipun Mbappé sempat memperkecil skor di menit ke-70 dan mencatatkan hattrick, Barcelona tetap mengendalikan permainan hingga akhir. Thibaut Courtois tampil heroik di bawah mistar Madrid, mencegah kekalahan yang lebih besar.
Pelatih Madrid Carlo Ancelotti mengakui kelemahan timnya dalam bertahan. “Kami menyerang dengan baik, tapi dalam 30 menit kami membuat kesalahan fatal yang menghukum kami,” kepada ESPN Sport
Sementara itu, pemain muda Barca, Lamine Yamal, menyebut kemenangan ini sebagai momen penting. “Ini kemenangan yang sangat penting untuk mendekatkan kami pada gelar liga. Kami menderita, tapi itu yang membuat kami lebih kuat,” ujarnya kepada Movistar Plus.
Dengan performa impresif dan dominasi atas rival sepanjang musim—mereka menang empat kali atas Madrid di semua kompetisi—Barcelona kini tinggal selangkah lagi dari pesta juara LaLiga.
Editor : redaksi TVRINews
Baca Juga: Zelensky Siap Bertemu Putin, Asal Rusia Setuju Gencatan Senjata
Editor: Redaksi TVRINews
