Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Mesir
Bantuan bagi warga Palestina di Jalur Gaza kembali dikirim dari Mesir untuk kemudian dikirimkan melalui perbatasan. Dikirimnya bantuan ini pasca kesepakatan yang ditengahi oleh Qatar dan Prancis.
Pejabat keamanan Mesir dan Bulan Sabit Merah mengungkapkan Dua pesawat Qatar tiba di El Arish di utara Semenanjung Sinai Mesir, tempat perbekalan diturunkan dan dipindahkan ke perbatasan Rafah dengan Gaza sekitar 28 km (17 mil) ke arah timur.
Satu pesawat juga membawa paket medis untuk 45 orang dari 253 sandera. Lebih dari 100 sandera dibebaskan dalam jeda pertempuran atau gencatan senjata singkat pada akhir November 2023 lalu.
Qatar mengatakan pasokan untuk warga sipil Palestina akan didistribusikan ke wilayah Gaza yang paling terkena dampak konflik antara militer Israel dan Hamas sejak 7 Oktober 2023 lalu, yang juga sebagai imbalan atas bantuan yang diberikan kepada para sandera.
Seorang pejabat Perancis mengatakan sebelumnya ide awal pengiriman bantuan datang dari keluarga beberapa sandera, dan negosiasi telah berlanjut selama berminggu-minggu.
Israel mulai memberikan izin bantuan ke Gaza pada 21 Oktober, meskipun lembaga-lembaga mengatakan jumlah yang diberikan masih jauh dari kebutuhan untuk 2,3 juta penduduk Gaza.
Seluruh penduduk Gaza saat ini menghadapi krisis kelaparan dan semakin berisiko terkena penyakit karena persediaan semakin menipis akibat serangan militer israel yang tak henti henti.
Baca Juga: Prabowo Ungkap Alasan Mesir Belum Beri Izin Operasi Kapal Rumah Sakit Indonesia
Editor: Redaktur TVRINews
