TVRINews – Paris, Prancis
Presiden RI Memulai Kunjungan Diplomatik di Prancis dengan Menyapa Komunitas Pelajar dan Mendengar Aspirasi Akademik Mereka
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memulai rangkaian kunjungan kenegaraannya di Paris, Prancis, pada Selasa 26 Mei 2026, dengan menyempatkan diri berdialog langsung bersama komunitas pelajar Indonesia setempat.
Pertemuan yang berlangsung hangat di area luar hotel tempat Presiden menginap tersebut menjadi momentum langka bagi para mahasiswa yang sedang menempuh studi di Eropa.
Berdasarkan laporan situasi di lapangan, puluhan mahasiswa yang mengenakan pakaian batik menyambut kedatangan Kepala Negara sambil mengibarkan bendera Merah Putih.
Presiden Prabowo merespons antusiasme tersebut dengan berjalan menghampiri, menyalami, serta membuka ruang diskusi informal mengenai perkembangan akademik mereka.
Apresiasi Atas Ruang Dialog Diplomatik
Bagi para pelajar, kesempatan bertatap muka dengan pemimpin negara di luar negeri merupakan pengalaman yang sangat bernilai. Evelyn, salah satu mahasiswi Indonesia di Prancis, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesediaan Presiden meluangkan waktu di tengah padatnya agenda diplomasi.
"Terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menyempatkan waktu untuk berdiskusi sama kami. Meskipun kita cuma student, itu bukan opportunity yang bisa kita dapat setiap hari," ujar Evelyn saat memberikan keterangan.
Senada dengan Evelyn, seorang pelajar bernama Refal juga mengekspresikan rasa bangganya. Ia mengaku tidak menyangka bahwa perjalanannya menuntut ilmu di Prancis akan diwarnai dengan momen diskusi langsung bersama Presiden RI.
Menurutnya, ini menjadi salah satu pengalaman paling berkesan sepanjang masa studinya di luar negeri.
Dukungan Terhadap Masa Depan Akademik…
Dalam interaksi tersebut, Presiden Prabowo dilaporkan secara spesifik menanyakan latar belakang keilmuan, program studi, serta rencana masa depan para mahasiswa. Cheryl, mahasiswi lainnya yang hadir dalam pertemuan tersebut, merasa terkesan dengan perhatian detail yang diberikan oleh Kepala Negara.
"Kita ditanya jurusan kita apa, jenjang kita apa, dan juga Bapak memberikan kita apresiasi juga dukungan untuk mahasiswa Indonesia di Prancis," kata Cheryl.
Lebih lanjut, Cheryl menambahkan bahwa stabilitas hubungan bilateral yang kuat antara Jakarta dan Paris memberikan dampak positif yang nyata bagi ekosistem belajar mahasiswa Indonesia di sana. Ia mengapresiasi langkah konsisten pemerintah dalam menjaga kemitraan strategis dengan Prancis.
Agenda Penguatan Hubungan Bilateral
Presiden Prabowo Subianto mendarat di Bandara Orly, Paris, pada Selasa pagi pukul 10.00 waktu setempat (atau pukul 15.00 WIB), setelah menempuh penerbangan transkontinental selama kurang lebih 16 jam.
Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini disambut secara resmi melalui upacara jajar kehormatan militer oleh Pemerintah Prancis, yang diwakili oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis, Jean-Pierre Farandou.
Kunjungan resmi ini merupakan bagian dari implementasi agenda diplomasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Prancis yang rancangannya telah dimatangkan sejak tahun lalu, guna memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis kedua negara.










