TVRINews – Tan tan, Maroco
Operasi Pencarian Besar-besaran Digelar di Kawasan Cap Draa Usai Insiden Latihan African Lion 2026
Komando Afrika Amerika Serikat (AFRICOM) mengonfirmasi bahwa dua personel militer AS dilaporkan hilang di dekat Kawasan Pelatihan Cap Draa, Kota Tan Tan, Maroko.
Insiden ini terjadi pada Minggu 3 Mei 2026 saat keduanya tengah berpartisipasi dalam latihan militer multinasional berskala besar, African Lion 2026.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu waktu setempat, AFRICOM menyatakan bahwa upaya penyelamatan lintas matra telah dikerahkan secara maksimal untuk menyisir lokasi kejadian yang berada di pesisir Atlantik tersebut.
"Aset dari Amerika Serikat, Maroko, dan mitra lainnya yang terlibat dalam African Lion segera memulai operasi pencarian dan penyelamatan terkoordinasi, mencakup aset darat, udara, dan maritim," tulis pernyataan resmi AFRICOM.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengungkap kronologi spesifik mengenai hilangnya kedua personel tersebut maupun identitas mereka.
Penyelidikan mendalam tengah dilakukan guna memahami penyebab insiden di tengah intensitas latihan yang tinggi.
"Insiden ini masih dalam penyelidikan, dan pencarian terus berlanjut," tambah pernyataan tersebut.
Pihak komando menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan personel dan pendampingan bagi keluarga yang terdampak.
"Fokus kami tertuju pada anggota militer yang terlibat beserta keluarga mereka. Informasi tambahan akan diberikan segera setelah tersedia," jelas AFRICOM.
Signifikansi Latihan African Lion
African Lion merupakan latihan gabungan tahunan terbesar yang dipimpin oleh Komando Afrika AS. Agenda ini dirancang untuk memperkuat interoperabilitas antara pasukan AS, sekutu NATO, dan negara-negara mitra di Afrika.
Pada tahun 2026 ini, latihan tersebut diselenggarakan di empat negara: Maroko, Ghana, Senegal, dan Tunisia. Fokus utama latihan mencakup:
• Operasi gabungan lintas domain (darat, laut, udara).
• Respons terhadap krisis regional.
• Peningkatan kerja sama keamanan multinasional.
Hilangnya personel di wilayah Cap Draa yang dikenal dengan medan gurun yang berbatasan langsung dengan laut menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR gabungan dalam operasi yang kini memasuki hari kedua.










