TVRINews – Kyiv
Misi Perdamaian Washington Berlanjut, Utusan Khusus AS Sambangi Kyiv Usai Temui Putin
Utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, tiba di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada hari Minggu 6 September 2026. Kunjungan perdana ini dilakukan hanya sehari setelah keduanya mengadakan pembicaraan tingkat tinggi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow guna mengupayakan penyelesaian konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.
Kehadiran kedua pejabat tersebut di stasiun kereta Kyiv dikonfirmasi langsung oleh reporter Agence France-Presse (AFP). Agenda utama kunjungan ini adalah melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di tengah upaya Washington untuk menghidupkan kembali perundingan damai menyusul eskalasi konflik selama musim panas.
Bagi Witkoff, yang merupakan rekan bisnis Presiden Donald Trump, serta Kushner yang juga menantu sang presiden, lawatan ini mencatatkan sejarah baru. Meskipun keduanya telah melawat ke Moskow sebanyak delapan kali sejak perang meletus pada Februari 2022, kunjungan ini merupakan kali pertama mereka menjejakkan kaki di Kyiv untuk agenda diplomasi resmi.
Perang berskala besar yang dipicu oleh invasi Rusia ini telah merenggut ratusan ribu nyawa dan memaksa jutaan warga mengungsi dari kediaman mereka.
Sebelum bertolak ke Ukraina, Witkoff dan Kushner menggelar pertemuan tertutup dengan Vladimir Putin di Kremlin pada hari Sabtu. Pertemuan tersebut bertujuan mendorong visi diplomasi kepemimpinan Amerika Serikat.
"Kedua belah pihak membahas rencana substantif untuk langkah-langkah selanjutnya, yang akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang, dan menantikan pertemuan yang sama produktifnya besok di Ukraina," ujar seorang pejabat Gedung Putih dalam pernyataan resmi kepada AFP.
Sementara itu, Penasihat Kremlin Yuri Ushakov, sebagaimana dikutip dari laporan agensi berita Tass, menilai pembicaraan tersebut berlangsung secara sangat terbuka. Menurutnya, delegasi Amerika Serikat telah menyodorkan sejumlah gagasan terkait opsi jalur penyelesaian konflik, meski perinciannya belum dipublikasikan kepada publik.
Ushakov menambahkan, pihak Moskow menegaskan kepada delegasi AS bahwa mereka tetap optimistis dapat mencapai target militer untuk menguasai sisa wilayah di bagian timur Ukraina.
Menanggapi kedatangan para utusan Washington tersebut, Presiden Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa pihak Ukraina menyambut baik dialog yang konstruktif guna mencari titik temu perdamaian.
"Ukraina telah selalu dan akan tetap konstruktif," tulis Zelenskyy melalui pernyataan di platform media sosial resminya.
Sebagai bagian dari langkah pengamanan dan kelancaran diplomasi, otoritas Rusia dan Ukraina telah sepakat untuk menahan diri dari serangan ke arah ibu kota masing-masing selama tiga hari.
Ruang udara Ukraina sendiri masih ditutup sejak invasi dimulai pada Februari 2022, sehingga para pejabat asing yang berkunjung umumnya memilih menggunakan jalur kereta api.










