TVRINews – Kyiv
Serangan drone Rusia menghantam jantung ibu kota Kyiv di tengah persiapan Ukraina menyambut utusan perdamaian Amerika Serikat.
Serangan udara kembali mengguncang pusat ibu kota Ukraina pada Jumat 4 september 2026, ketika sebuah pesawat nirawak meluncur langsung ke gedung utama Dinas Keamanan Ukraina (SBU).
Insiden tersebut dikonfirmasi langsung oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy, yang menyebut sasaran utama proyektil itu adalah ruang kerja pimpinan lembaga intelijen terkait.
Melalui saluran Telegram resminya, kepala negara menjelaskan bahwa ledakan tersebut terjadi di Jalan Volodymyrska, kawasan bersejarah yang terletak persis di seberang kompleks Katedral Sophia.
Kendati demikian, laporan mengenai korban jiwa masih dalam proses verifikasi, sementara sejumlah kendaraan medis darurat tampak siaga di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini terjadi bertepatan dengan persiapan diplomatik tingkat tinggi di Kyiv. Sehari sebelumnya, Presiden Zelenskyy menyatakan bahwa pemerintahannya tengah bersiap menyambut kedatangan para utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam waktu dekat. Lawatan tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali jalur diplomasi guna mengakhiri konflik bersenjata yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Dalam pidato malamnya, Zelenskyy mengungkapkan bahwa kerangka waktu kunjungan tersebut telah dibahas bersama tim perunding nasional. Delegasi Washington direncanakan tidak hanya mengunjungi Kyiv, tetapi juga dijadwalkan mengadakan pertemuan lanjutan di Moskow guna menjembatani kepentingan kedua belah pihak.
Proses dialog damai yang dimediasi oleh Amerika Serikat sendiri sempat mengalami stagnasi sejak awal tahun ini. Rangkaian perundingan terakhir yang diselenggarakan di Abu Dhabi dan Jenewa terhenti akibat pergeseran fokus kebijakan luar negeri Washington ke kawasan Timur Tengah.
Hingga kini, utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner lebih sering melawat langsung ke Moskow, termasuk pertemuan terakhir mereka dengan Presiden Vladimir Putin di Kremlin, tanpa pernah menjejakkan kaki di ibu kota Ukraina.










