TVRINews – Teheran
Sembilan personel angkatan laut Iran tewas akibat rangkaian serangan udara Amerika Serikat pekan ini, sementara total korban jiwa di berbagai wilayah negara tersebut dilaporkan meningkat.
Sembilan anggota angkatan laut Iran dilaporkan tewas dalam serangkaian serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat pekan ini. Kantor berita semi-resmi Tasnim pada hari Kamis 3 September 2026 mengonfirmasi bahwa enam pelaut dari angkatan laut reguler gugur dalam gempuran yang terjadi pada Selasa 1 September malam. Berdasarkan pernyataan resmi yang dikutip oleh agensi tersebut, para korban tewas akibat serangan militer Amerika Serikat di wilayah selatan Iran.
"Enam personel tersebut gugur dalam serangan yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat dua malam lalu pada 1 September di wilayah selatan negara," demikian kutipan pernyataan resmi dari agensi berita Tasnim.
Hingga saat ini, lokasi spesifik dari serangan yang menewaskan enam pelaut tersebut belum dirinci secara terbuka oleh pihak berwenang.
Lonjakan Korban di Berbagai Provinsi
Kematian para personel angkatan laut ini semakin memperluas daftar korban jiwa akibat dua hari gelombang pemboman Amerika Serikat di berbagai wilayah Iran. Otoritas dan media pemerintah setempat melaporkan bahwa total korban tewas secara keseluruhan telah mencapai sedikitnya 19 orang di seluruh negeri sejak hari Selasa.
Di Provinsi Khuzestan, wilayah kaya minyak yang berbatasan langsung dengan Irak dan pesisir Teluk, sebanyak tujuh orang dilaporkan tewas. Sementara itu, di Provinsi Kermanshah yang terletak di bagian barat, empat anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) — cabang militer yang terpisah dari angkatan bersenjata regular ikut menjadi korban jiwa.
Konflik ini juga berdampak hingga kawasan pesisir dan pulau-pulau strategis. Media Iran melaporkan tiga pejuang paramiliter tewas di Pulau Lavan di Teluk, serta satu korban jiwa lainnya tercatat di Provinsi Fars.
Situasi kian memprihatinkan setelah laporan mengenai jatuhnya korban dari kalangan sipil. Otoritas setempat menyatakan bahwa empat orang tewas ketika serangan udara menghantam sebuah pesta pernikahan di Provinsi Hormozgan, pesisir selatan Iran yang berlokasi di dekat Selat Hormuz.
Kendala Verifikasi Data Korban
Di tengah meningkatnya angka kematian, muncul pertanyaan mengenai potensi tumpang tindih data korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan apakah enam personel angkatan laut yang dilaporkan oleh Tasnim sudah termasuk di dalam tujuh korban tewas yang sebelumnya dicatat di Provinsi Khuzestan.
Perbedaan pencatatan ini memunculkan kemungkinan adanya tumpang tindih dalam total kumulatif korban. Hingga hari Kamis, otoritas resmi Iran belum memberikan klarifikasi lebih lanjut untuk merinci selisih data tersebut.










