TVRINews, Madinah
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan kerja langsung ke Saudi German Hospital di Madinah. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara mendalam kualitas pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut.
Dalam kunjungan ke Saudi German Hospital Madinah ini, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan kerja sama layanan kesehatan antara pihak penyelenggara haji Indonesia dan jaringan rumah sakit di Arab Saudi yang telah berjalan sepanjang musim haji tahun ini.
Menurut Menhaj, kolaborasi tersebut terbukti memberikan manfaat yang sangat besar dalam mendukung percepatan penanganan jemaah yang membutuhkan perawatan medis intensif.
Namun, mengingat sistem ini baru pertama kali diterapkan, Gus Irfan mencatat masih terdapat sejumlah hal teknis yang perlu menjadi bahan evaluasi bersama.
Menhaj menegaskan, ke depan jalinan kerja sama dengan rumah sakit di Arab Saudi harus terus diperkuat dan dikembangkan agar dapat memberikan cakupan layanan yang lebih luas serta proteksi kesehatan yang lebih baik bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

"Kita juga berpikiran tentang kemungkinan membuka klinik sepanjang tahun karena kita mempunyai jemaah umroh yang cukup besar, sekitar 2 juta sampai 3 juta jemaah per tahun. Itu juga memerlukan, sebagian memerlukan perawatan kesehatan, sehingga kita berpikir klinik kita yang di Madinah maupun yang di Makkah bisa membuka pelayanan selama setahun dan itu diperlukan kerja sama dengan rumah sakit yang ada di sini dan salah satu kemungkinannya dengan Rumah Sakit Saudi German ini," ujar Mochamad Irfan Yusuf selaku Menteri Haji dan Umrah RI.
Menhaj menambahkan bahwa standardisasi pelayanan kepada jemaah tidak boleh hanya berfokus pada aspek kesehatan fisik semata, melainkan juga wajib memperhatikan kebutuhan psikologis serta pendampingan spiritual mereka selama berada di Tanah Suci.
Oleh karena itu, setiap kebijakan dan keputusan strategis yang diambil ke depan harus mampu memberikan kemaslahatan serta manfaat terbaik bagi jemaah secara menyeluruh.
Kunjungan ke Saudi German Hospital ini menjadi bagian dari komitmen nyata Kemenhaj untuk memastikan jemaah haji Indonesia senantiasa memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi, sekaligus menjadi instrumen evaluasi penting demi perbaikan penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang.










