TVRINews – Madrid, Spanyol
Insiden parah melibatkan lebih dari 500 penumpang di jalur Madrid-Sevilla memicu pengerahan darurat skala besar oleh pemerintah Spanyol.
Sedikitnya tiga puluh orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan adu bantak antara dua kereta di wilayah selatan Madrid Rabu pagi, 28 Oktober 2026. (sekitar pukul 09.00 waktu setempat).
Otoritas setempat menyatakan jumlah korban jiwa berpotensi bertambah mengingat skala benturan serta tingginya jumlah penumpang di dalam rangkaian kereta tersebut.

(Tim penyelamat nampak berdatangan di lokasi kecelakaan dekat Toledo, Rabu 28 Oktober 2026 (Foto: Ap News))
Juru bicara pemerintah daerah mengonfirmasi bahwa lebih dari 500 penumpang berada di dalam dua kereta yang terlibat dalam insiden tersebut.
Berdasarkan keterangan awal, tabrakan melibatkan satu rangkaian kereta milik operator nasional Renfe dan satu kereta milik perusahaan swasta Iryo yang melayani rute perjalanan dari Madrid menuju Sevilla.
Berdasarkan laporan JUrnalis BBC News Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyampaikan belasungkawa mendalam dan mengaku sangat terpukul atas tragedi tersebut.
Melalui pernyataan resminya, ia memastikan diri terus berkoordinasi secara intensif dengan menteri perhubungan untuk memantau proses evakuasi dan penanganan darurat di lokasi kejadian.

(Para penumpang turun dari kereta yang mengalami kecelakaan di dekat Urda, Toledo, Spanyol tengah, Rabu 28 Oktober 2026. (Foto: Cordon Press / Sipa USA via AP))
Menanggapi situasi darurat ini, operator infrastruktur rel Adif menyatakan bahwa investigasi menyeluruh sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan di koridor sibuk tersebut. Sementara itu, juru bicara layanan darurat Spanyol menyampaikan kepada kantor berita AFP bahwa seluruh sumber daya penyelamatan telah dikerahkan ke lokasi.
"Semua sumber daya saat ini sedang dikerahkan, termasuk beberapa tim pemadam kebakaran, tiga unit helikopter, dan dua unit perawatan intensif keliling," ujar perwakilan layanan darurat tersebut.
Hingga kini, tim penyelamat masih berpacu dengan waktu untuk melakukan evakuasi lanjutan serta memberikan perawatan medis darurat bagi para korban luka di sekitar lokasi kejadian.










