TVRINews - Roma
Pelajar Indonesia kembali menorehkan prestasi di ajang internasional. Delegasi SMP dan SMA Kharisma Bangsa berhasil membawa pulang 30 penghargaan pada The International STEM Olympiad 2026 Grand Final yang digelar di Roma, Italia, pada 2–7 Juli 2026.
Kompetisi yang mempertemukan pelajar terbaik dunia di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) itu diikuti lebih dari 100 negara pada babak kualifikasi. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 54 negara melaju ke Grand Final dengan total lebih dari 700 peserta.
Dalam kompetisi tersebut, Kharisma Bangsa mengirimkan 13 siswa yang bertanding pada empat kategori, yakni Coding, Science, Mathematics, dan Plane Challenge.

Hasilnya, delegasi Indonesia berhasil meraih 6 medali emas, 6 medali perak, 10 medali perunggu, serta 8 Honorable Mentions, sehingga total membawa pulang 30 penghargaan.
Pada kategori Coding, medali emas diraih Torkis Hanafi Harahap melalui CodeCombat serta Gavin Syafi Anggakara yang meraih Gold 2nd Place. Bidang ini juga menyumbang tiga medali perak, tiga medali perunggu, dan satu Honorable Mention.
Di kategori Science, Jogina Almira Harahap dan Gavin Syafi Anggakara berhasil meraih medali emas, dengan Gavin memperoleh predikat Gold 3rd Place. Selain itu, delegasi Indonesia juga mengoleksi dua medali perak, enam medali perunggu, dan satu Honorable Mention.
Sementara pada bidang Mathematics, Avatar Mahendra Dharma mempersembahkan medali emas, disusul satu medali perak, satu medali perunggu, serta lima Honorable Mentions.
Adapun pada kategori Plane Challenge, Ibrohim Syahziyad Azmi berhasil menyumbangkan satu medali emas bagi Indonesia.

Di sela kegiatan kompetisi, seluruh delegasi Kharisma Bangsa mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma pada 7 Juli 2026. Rombongan diterima langsung oleh Duta Besar RI untuk Italia, Prof. Dr. Junimart Girsang, beserta jajaran KBRI.
Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI menyampaikan apresiasi atas pencapaian para pelajar yang dinilai telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

“Kalian adalah para petarung sejati. Teruslah belajar, terus berinovasi, dan jangan pernah berhenti bermimpi untuk Indonesia. Jangan lupakan jasa orang tua dan tetap tanamkan semangat nasionalisme di mana pun kalian berada,” ujar Junimart.
Selain delegasi Kharisma Bangsa, KBRI Roma juga memberikan apresiasi kepada siswi Indonesia, Chiara Dominique Barutu, yang berhasil meraih dua medali dalam ajang yang sama, yakni medali emas bidang Science dan medali perunggu bidang Mathematics.
KBRI Roma berharap prestasi para pelajar Indonesia di International STEM Olympiad 2026 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi serta membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.










