
Warga Kamboja yang mengungsi menerima air di Kamp Pemukiman Battkhao, Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja, Sabtu, 26/7 ( Foto : Anton L. Delgado / AP News)
Penulis: Fityan
TVRINews – Vientiane , Laos
Situasi Makin Panas: Saat Laos Desak Perdamaian Regional, Pasukannya Justru Terlibat Baku Tembak Mematikan dengan Kelompok Bersenjata Kamboja di Garis Depan!
Republik Demokratik Rakyat Laos (PDR) mendesak Thailand dan Kamboja untuk menahan diri serta menempuh jalur damai guna menyelesaikan sengketa perbatasan mereka yang memanas. Seruan ini datang di tengah laporan mengejutkan bahwa Laos sendiri telah melaporkan insiden baku tembak fatal yang melibatkan pasukannya dengan individu bersenjata Kamboja di perbatasannya sendiri.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Laos menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi antara Kamboja dan Thailand. Sebagai tetangga dekat yang berbagi perbatasan dan menjaga hubungan baik dengan kedua negara, Laos menyerukan agar kedua belah pihak berupaya meredakan ketegangan dan menyelesaikan perbedaan mereka melalui metode damai.
Menambah dimensi baru pada stabilitas regional, Global Times melaporkan pengumuman darurat dari militer Laos. Pengumuman ini mengungkapkan baku tembak sengit pada hari Sabtu dengan individu bersenjata Kamboja yang secara ilegal melintasi perbatasan. Insiden tersebut terjadi di area antara Provinsi Champasak, Laos, dan Provinsi Ubon Ratchathani, Thailand, sebagaimana dirinci oleh China Media Group.
Menurut komando militer Laos di Provinsi Champasak, individu bersenjata Kamboja secara ilegal memasuki wilayah Laos antara tanggal 24 dan 25 Juli. Setelah bentrokan, pasukan Laos berhasil menahan 10 individu bersenjata Kamboja, menyita empat senapan dan beberapa granat tangan. Konfrontasi ini mengakibatkan tiga kematian dan satu luka-luka. Otoritas Laos saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.
Editor: Redaktur TVRINews
