TVRINews - Brazzaville
WHO catat 1.460 kasus infeksi virus Ebola hingga Juli di Republik Demokratik Kongo.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lonjakan angka kematian akibat wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo. Hingga awal 3 Juli 2026, tercatat setidaknya 452 orang meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut.
Berdasarkan data resmi yang dirilis badan kesehatan PBB tersebut pada Jumat, total akumulasi kasus infeksi di wilayah terdampak telah mencapai 1.460 orang. Angka ini selaras dengan laporan terkini yang sebelumnya disampaikan oleh otoritas pemerintah Kongo.
Situasi kesehatan di wilayah tersebut terus dipantau secara intensif. Pihak WHO menegaskan pentingnya upaya penanganan yang terintegrasi untuk memutus rantai penularan di lapangan.
Hingga saat ini, tim medis dan otoritas lokal terus berupaya melakukan langkah mitigasi guna menekan laju penyebaran virus, meskipun tantangan logistik dan aksesibilitas di zona terdampak tetap menjadi kendala utama dalam upaya pencegahan yang lebih luas.
Pemerintah Republik Demokratik Kongo saat ini bekerja sama dengan mitra internasional untuk memastikan distribusi pasokan medis dan penanganan pasien tetap menjadi prioritas utama dalam menanggulangi krisis kesehatan ini.










