TVRINews – Yerusalem
Pemimpin Israel dan AS Sepakati Pertemuan Bilateral Bahas Hubungan Strategis
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan telah menyepakati rencana pertemuan tatap muka di Amerika Serikat dalam waktu dekat. Komitmen ini muncul menyusul komunikasi intensif antara kedua pemimpin tersebut melalui sambungan telepon.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kantor Perdana Menteri Israel, Netanyahu menyampaikan ucapan selamat kepada Trump menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat ke-250 yang jatuh tepat pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Lebih lanjut, dalam percakapan tersebut, Netanyahu menegaskan posisi strategis Amerika Serikat sebagai mitra utama bagi negaranya. "Amerika Serikat adalah penjamin kebebasan global, dan Israel sangat menghargai hubungan erat yang terjalin antara kedua negara," demikian kutipan pernyataan resmi Kantor Perdana Menteri Israel.
Rencana Pertemuan di Gedung Putih
Meskipun tanggal pasti pertemuan belum diumumkan secara resmi, lembaga penyiaran publik Israel, Kan, melaporkan bahwa pertemuan tersebut diperkirakan akan berlangsung di Gedung Putih.
Selain membahas hubungan bilateral, dinamika diplomasi di kawasan Timur Tengah juga menjadi sorotan. Laporan yang sama menyebutkan bahwa Presiden Lebanon, Joseph Aoun, dijadwalkan melakukan kunjungan ke Washington pada kurun waktu yang berdekatan.
Langkah ini ditengarai merupakan bagian dari upaya Presiden Trump untuk memfasilitasi dialog antara pemimpin Israel dan Lebanon. Upaya diplomasi ini dinilai signifikan, mengingat adanya laporan sebelumnya yang menyebutkan bahwa pihak Lebanon sempat menunjukkan resistensi terhadap komunikasi langsung dengan pemimpin Israel.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Gedung Putih maupun pihak kepresidenan Lebanon mengenai rincian agenda pertemuan segitiga tersebut. Analis menilai, pertemuan ini akan menjadi indikator penting bagi peta stabilitas kawasan dalam beberapa waktu ke depan.










