TVRINews – Turki
Amukan Si Jago Merah Melumpuhkan Lima Provinsi, Rumah Sakit dan Jalur Utama Ditutup
Gelombang panas yang disertai embusan angin kencang memicu serangkaian kebakaran hutan di wilayah barat dan selatan Türki. Bencana alam ini memaksa ratusan warga meninggalkan tempat tinggal mereka, mendorong evakuasi unit rumah sakit darurat, serta melumpuhkan sejumlah akses jalan raya utama di tengah upaya tim darurat memadamkan titik-titik api yang terus meluas.
Berdasarkan laporan resmi otoritas setempat, situasi paling kritis terjadi di distrik Seydikemer, Provinsi Mugla. Kobaran api dilaporkan merambat dengan cepat mendekati kawasan permukiman padat penduduk serta fasilitas kesehatan vital, termasuk Rumah Sakit Pemerintah Seydikemer.

(Tim pemadam kebakaran dan kendaraan darurat beroperasi di sepanjang jalan raya Fethiye-Antalya Turki (Foto: Anadolu Agency))
Selain Mugla, operasi pemadaman intensif secara bersamaan juga dikerahkan di lima provinsi lainnya, yakni Antalya, Manisa, Balikesir, Yalova, dan Kutahya. Embusan angin yang tidak stabil menjadi kendala utama bagi petugas dalam menjinakkan api yang merambah kawasan hutan serta perkebunan warga.
Evakuasi Rumah Sakit dan Penutupan Akses Jalan
Kebakaran di Seydikemer bermula dari sebuah lahan pertanian di kawasan sekitar lingkungan Bayir pada Rabu 29 Juli 2026 waktu setempat. Angin kencang dengan cepat membawa percikan api masuk ke area hutan lindung terdekat.
Kantor Gubernur Mugla mengerahkan kekuatan penuh yang mencakup 373 personel gabungan, lima pesawat, 12 helikopter, serta puluhan kendaraan pendukung taktis.
Sebagai langkah antisipasi darurat, pihak berwenang mengevakuasi 43 kepala keluarga yang mencakup 65 warga dari zona berbahaya. Keputusan krusial juga diambil untuk mengosongkan unit perawatan intensif (ICU) serta unit perawatan paliatif di Rumah Sakit Pemerintah Seydikemer. Langkah ini diambil setelah jarak api terpantau berada dalam radius kurang lebih 2,5 kilometer dari kompleks fasilitas medis tersebut.
"Penanganan terhadap kebakaran di Seydikemer terus berlangsung tanpa henti di bawah koordinasi langsung kantor gubernur kami," demikian pernyataan resmi Kantor Gubernur Mugla Kamis 30 Juli 2026.
Seluruh pasien darurat dipindahkan secara berkala menggunakan armada ambulan menuju Rumah Sakit Pemerintah Fethiye. Sementara itu, jalur transportasi vital yang menghubungkan Fethiye dan Antalya terpaksa ditutup total dari kedua arah menyusul jarak pandang yang buruk dan posisi api yang kian mendekati badan jalan.
Otoritas memastikan jalur tersebut baru akan dibuka kembali setelah proses pendinginan dan evaluasi keselamatan selesai dilakukan.
Perluasan Titik Api di Berbagai Wilayah
Di tempat terpisah, amukan api juga meluas ke distrik Kas dan Kumluca di Provinsi Antalya. Tim pemadam kebakaran udara dan darat dikerahkan sejak fajar menyingsing untuk membatasi ruang gerak api yang mengancam permukiman warga.
Ruas jalan raya Kemer-Kumluca turut ditutup sementara guna kelancaran mobilitas kendaraan taktis pemadam.
Dampak kerusakan yang signifikan turut dilaporkan di Provinsi Manisa. Si jago merah melahap puluhan hektare lahan pertanian, semak belukar, serta kebun zaitun warga di distrik Alasehir dan Kula.
Kendati tim gabungan berhasil mengendalikan api di jalur utama Izmir-Ankara, operasi pendinginan masih terus berlanjut hingga malam hari guna mencegah potensi kembalinya titik api baru.
Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Pertanian dan Kehutanan Türkibersama lembaga terkait masih menyelidiki pemicu awal dari rentetan kebakaran tersebut, di tengah status siaga tinggi yang diberlakukan di seluruh wilayah terdampak.









