TVRINews – Istanbul, Turkey
Tim evakuasi berpacu dengan waktu menyelamatkan korban tersisa di balik reruntuhan.
Istanbul berduka menyusul insiden runtuhnya sebagian bangunan hunian bertingkat di Distrik Maltepe, Istanbul, Turki, Kamis 2 Oktober 2026. Otoritas setempat mengonfirmasi dua orang ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan, sementara sepuluh korban lainnya berhasil diselamatkan dalam operasi darurat yang melibatkan pengerahan anjing pelacak dan alat berat.
Berdasarkan laporan resmi, bangunan tujuh lantai di Jalan Dogu, Kawasan Cevizli itu , memiliki Struktur bawah bangunan yang mencakup tiga lantai pertama dilaporkan ambruk secara mendadak akibat penyebab yang hingga kini masih dalam proses investigasi mendalam.
Panggilan darurat diterima oleh pihak berwenang sekitar pukul 05.40 waktu setempat (GMT+3), yang langsung direspons dengan pengerahan cepat tim penyelamat gabungan ke lokasi kejadian.
Operasi penyelamatan berlangsung dramatis namun terukur. Tim evakuasi memprioritaskan penyelamatan warga yang terjebak di lantai atas bangunan yang masih bertahan, sekaligus menyisir puing-puing reruntuhan di lantai bawah.
Guna mengantisipasi risiko susulan, akses jalan menuju lokasi ditutup total dan perimeter keamanan diperketat. Sejumlah unit alat berat dari pemerintah daerah turut dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan material bangunan.
Gubernur Istanbul, Davut Gul, menyampaikan bahwa seluruh korban selamat yang berhasil dievakuasi saat ini berada dalam kondisi stabil dan tidak mengalami luka yang mengancam jiwa. Kendati demikian, pihak berwenang masih terus memvalidasi jumlah pasti korban yang berpotensi terjebak, mengingat kemungkinan adanya tamu atau warga yang belum terdata keluar masuk gedung sebelum insiden terjadi.
Pemerintah daerah menegaskan akan menempuh langkah investigasi komprehensif, baik dari aspek administratif maupun yudisial, untuk memeriksa legalitas serta perizinan konstruksi bangunan tersebut.
"Prioritas utama kami adalah menjalankan operasi pencarian dan penyelamatan secara aman serta secepat mungkin, menampung warga yang telah dievakuasi, dan memastikan para korban luka mendapatkan perawatan medis," ujar Davut Gul dikutip Turkey To Day.
Sebagai langkah preventif lanjutan, otoritas setempat juga telah mengevakuasi bangunan-bangunan di sekitar lokasi yang dinilai berisiko terdampak, sembari memfokuskan upaya stabilisasi struktur tanah di kawasan tersebut.










