TVRINews – Jakarta
Menteri Keuangan Purbaya Proyeksikan KEK Finansial Jadi Sumber Pendanaan Berkelanjutan
Pemerintah Indonesia tengah mematangkan integrasi strategis antara Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor keuangan dengan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Guna menciptakan ekosistem pendanaan baru yang lebih efisien dan kompetitif di pasar global.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa Indonesia Financial Center dirancang untuk menarik likuiditas asing melalui berbagai insentif fiskal.
Aliran modal yang masuk ke kawasan tersebut nantinya dapat dikonversi menjadi investasi langsung pada deretan portofolio proyek yang dikelola oleh Danantara.

(Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Youtube Kementerian Keuangan RI)
"Uang masuk dari luar negeri ke situ, tidak saya pajakin. Uang masuk ke sana akan bisa dipakai berinvestasi di proyek Danantara yang banyak dan imbal hasilnya bagus," ujar Purbaya dikutip jumat 8 Mei 2026.
Adopsi Kerangka Hukum Internasional
Demi menjamin kepastian hukum bagi investor global, kawasan finansial ini akan menerapkan sistem common law atau regulasi khusus. Skema ini menyerupai model sukses yang diterapkan di pusat keuangan dunia seperti Dubai.
Purbaya menekankan bahwa pengembangan kawasan ini tidak akan memakan lahan yang luas, yakni hanya berkisar pada area 100 hektare.
Luasan yang terbatas ini bertujuan agar proses pengerjaan dan operasionalisasi proyek dapat berjalan lebih cepat tanpa hambatan birokrasi yang kompleks.
Selain menyasar proyek-proyek di bawah naungan Danantara, dana yang terkumpul juga memiliki fleksibilitas untuk dialokasikan pada proyek strategis di luar kawasan ekonomi, selama memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan.
Transformasi Struktur Pembiayaan
Inisiatif ini merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah untuk mentransformasi struktur ekonomi nasional.
Dengan hadirnya pusat keuangan yang kompetitif, Indonesia diharapkan memiliki akses terhadap sumber pembiayaan yang lebih murah dibandingkan instrumen konvensional saat ini.
"Ekonomi berjalan. Jadi kita punya sumber pembiayaan baru yang mungkin lebih murah dan membuat pembiayaan kita lebih berkelanjutan," tegas Purbaya menutup keterangannya.
Melalui integrasi KEK Finansial dan Danantara, pemerintah optimis dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menempatkan Indonesia sebagai pusat gravitasi baru bagi investor di kawasan Asia Tenggara.










