TVRINews – Manila, Filipina
Otoritas setempat imbau warga waspadai kerusakan dan gempa susulan usai getaran kuat di kedalaman 73 kilometer.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang wilayah Samar, Filipina,Senin 4 Mei 2026 siang waktu setempat.
Meskipun getaran terasa cukup kuat di beberapa kota besar, otoritas memastikan tidak ada ancaman tsunami yang dipicu oleh peristiwa tektonik tersebut.
Berdasarkan data Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi pada pukul 14.09 waktu setempat (06.09 UTC) dengan pusat gempa berada di kedalaman 73,3 kilometer.
Lokasi episentrum terdeteksi sekitar 5,2 kilometer arah barat laut Nena dan 20 kilometer dari Kota Borongan yang berpenduduk cukup padat.
Sementara itu, Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) mencatat parameter yang sedikit berbeda dengan kedalaman 56 kilometer.
Otoritas domestik tersebut mengonfirmasi bahwa guncangan ini murni berasal dari aktivitas tektonik.
Dampak dan Intensitas Guncangan
Laporan awal menunjukkan intensitas guncangan terkuat berada pada skala V yang dirasakan di Kota Tacloban.
Pada level ini, getaran biasanya cukup kuat untuk dirasakan oleh hampir semua penduduk dan dapat menyebabkan benda-benda tergantung bergoyang hebat.
PHIVOLCS dalam pernyataan resminya mengeluarkan peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kerusakan infrastruktur dan rangkaian gempa susulan yang mungkin terjadi dalam beberapa jam ke depan.
"Kerusakan dan gempa susulan diperkirakan dapat terjadi," tulis pernyataan resmi PHIVOLCS yang dirilis segera setelah pemantauan awal selesai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan bangunan skala besar. Samar dan wilayah sekitarnya berada di jalur Cincin Api Pasifik, sebuah zona aktif secara seismik di mana pergeseran lempeng tektonik sering memicu gempa bumi dan aktivitas vulkanik.










