TVRINews – Laredo, Texas
Upaya penyelamatan dramatis terjadi di tengah kobaran api usai sebuah jet pribadi mendarat darurat di jalan raya Laredo, Texas
Sebuah tragedi penerbangan mengguncang wilayah Laredo, Texas, pada Selasa 16 Mei 2026 malam waktu setempat, setelah sebuah pesawat pribadi jatuh di jalan raya Loop 20. Insiden yang terjadi sesaat sebelum pukul 22.00 tersebut menewaskan satu orang dan memicu upaya penyelamatan heroik oleh warga serta petugas darurat di tengah kobaran api.
Pesawat tersebut diidentifikasi sebagai Cessna Citation Latitude yang dioperasikan oleh NetJets. Berdasarkan data dari FlightRadar24, pesawat itu lepas landas dari San José del Cabo, Meksiko, pada pukul 18.18 waktu setempat dengan tujuan Austin. Namun, kru sempat melaporkan adanya kendala mekanis sebelum akhirnya mengalihkan rute menuju Laredo.
Menurut keterangan petugas informasi publik kepolisian Laredo, Jose Baeza, terdapat enam orang di dalam pesawat tersebut. Lima penumpang yang berhasil selamat segera dilarikan ke rumah sakit dan dilaporkan berada dalam kondisi stabil.
"Kami sangat menyesalkan dan berduka atas jatuhnya korban jiwa dalam kecelakaan ini," ujar Baeza saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian. Ia menambahkan bahwa beberapa petugas kepolisian yang tiba pertama di lokasi juga harus mendapatkan perawatan akibat menghirup asap.
Video amatir yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat dalam posisi terbalik dan terbakar di tengah jalan raya. Dalam aksi yang dramatis, sejumlah warga sipil terlihat menggunakan peralatan seperti palu godam dan sekop untuk memecahkan kaca kokpit demi mengevakuasi penumpang dari puing-puing pesawat yang terbakar.
Zayra Garza, seorang saksi mata yang kebetulan melintas di lokasi, menuturkan suasana mencekam saat peristiwa itu terjadi. "Kejadian itu tampak seperti adegan dalam film. Saya merasa sangat terkejut," ujarnya. Ia mengaku sempat khawatir pesawat tersebut akan meledak saat ia melihat api mulai membesar.
Kepolisian setempat menyatakan bahwa pesawat tersebut sempat menghantam sebuah mobil yang sedang melintas sebelum akhirnya terhenti, yang mengakibatkan lalu lintas di kedua arah di Loop 20 lumpuh total.
Pihak NetJets, perusahaan penerbangan pribadi di bawah naungan Berkshire Hathaway milik Warren Buffett, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas terkait.
Wali Kota Laredo, Dr. Victor Treviño, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi tim investigasi. "Investigasi penerbangan memerlukan waktu. Sangat penting bagi kita untuk menghindari spekulasi hingga fakta-fakta yang akurat berhasil dikumpulkan," tegas Treviño, sebagaimana dikutip dari KGNS News.
Hingga Rabu 17 Juni 2026 , lokasi kecelakaan masih ditutup untuk umum. Penyelidikan kini telah diambil alih oleh badan federal, termasuk Biro Investigasi Federal (FBI) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB), guna mengungkap penyebab pasti kegagalan mekanis yang berujung pada insiden fatal ini.










