TVRINews – Washington DC
Pemerintahan Trump tegaskan Pete Hegseth dan Marco Rubio tetap menjabat usai hasil Pemilu Sela.
Gedung Putih menepis spekulasi publik terkait potensi pencopotan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio. Isu perombakan kabinet ini mencuat ke permukaan menyusul dinamika politik pasca-Pemilihan Umum Sela Amerika Serikat yang berdampak pada pergeseran peta kursi di Parlemen.
Laporan media lokal, Kamis, 5 November 2026 sebelumnya menyebutkan bahwa desakan pengunduran diri terhadap Hegseth menguat, terutama akibat pro-kontra penanganan konflik militer di Iran yang dinilai memengaruhi perolehan suara partai.
Anggota Kongres dari Partai Republik, Thomas Massie, bahkan menyatakan rencana pengajuan resolusi pemakzulan (impeachment) terhadap Menhan tersebut pada pekan mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Pete Hegseth merilis pernyataan resmi berbentuk rekaman video untuk menegaskan soliditas posisinya sekaligus menolak seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
"Mereka menyerang kami karena kinerja kami efektif. Upaya ini tidak akan berhasil, dan kami tidak akan mundur," ujar Pete Hegseth dalam siaran resminya.
Hegseth menambahkan bahwa penolakan terhadap kepemimpinannya merupakan bentuk manuver politik oposisi. Ia menegaskan fokus kementeriannya tetap pada perbaikan sistem perekrutan prajurit, penguatan industri pertahanan nasional, serta modernisasi kelembagaan.
Di saat bersamaan, Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengklarifikasi kabar yang menyebut dirinya mempertimbangkan mundur untuk persiapan Pemilu Presiden 2028. Dalam wawancara bersama The New York Times, Rubio memastikan komitmennya menjalankan tugas hingga akhir masa jabatan presiden.
"Bekerja untuk Presiden Trump hingga akhir masa jabatan adalah rencana saya sejak awal. Saya menikmati tanggung jawab ini," kata Marco Rubio.
Pihak Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS secara terpisah mengategorikan laporan pengunduran diri tersebut sebagai informasi yang tidak berdasar. Sementara itu, dalam wawancara telepon bersama ABC News, Presiden Donald Trump mengonfirmasi tetap memberikan dukungan penuh terhadap jajaran menterinya.
"Pete Hegseth telah melakukan pekerjaan yang sangat baik," tutur Donald Trump saat memberikan keterangan kepada media di Gedung Putih, seraya mengapresiasi capaian operasional pertahanan dalam beberapa bulan terakhir.
Kendati demikian, konstelasi politik di Capitol Hill diprediksi tetap dinamis jelang transisi kepemimpinan Kongres AS pada Januari mendatang, seiring dorongan resolusi politik dari sejumlah fraksi di parlemen.










