TVRINews, Nagoya
Kontingen Indonesia menambah empat medali emas dalam ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jumat, 23 Oktober 2026. Tambahan tersebut berasal dari cabang olahraga para bulu tangkis dan para atletik, sekaligus mengangkat posisi Indonesia ke peringkat kedelapan klasemen sementara.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini P. Sjahrir, mengapresiasi pencapaian para atlet yang dinilai menunjukkan semangat juang dan konsistensi dalam membawa nama Indonesia di panggung olahraga internasional.

“Selamat kepada para atlet yang telah mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Perjuangan dan kegigihan mereka menunjukkan bahwa kerja keras dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan,” ujar Kartini dalam keterangan KBRI Tokyo, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Medali emas pertama Indonesia pada hari tersebut diraih pasangan Leani Ratri Oktila dan Hikmat Ramdani dari nomor ganda campuran SL3-SU5 para bulu tangkis. Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, keduanya menaklukkan pasangan India, Thulasimathi Murugesan dan Nitesh Kumar.
Sempat kehilangan gim pertama dengan skor 11-21, Leani dan Hikmat bangkit pada dua gim berikutnya. Pasangan Indonesia memastikan kemenangan setelah merebut gim kedua dengan skor 21-19 dan gim ketiga 21-14.
Emas kedua disumbangkan Rina Marlina dan Subhan dari nomor ganda campuran SH6. Mereka mengalahkan pasangan China, Shuangbao Lin dan Qingtao Zeng, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-16, 11-21, dan 21-16.
Sementara itu, pasangan Muh Al Imran dan Suryo Nugroho menyumbangkan emas ketiga dari nomor ganda putra. Mereka mengatasi perlawanan pasangan Korea Selatan, Kyung Hwan Shin dan Nadan Cho, dalam dua gim langsung dengan skor 25-23 dan 21-8.
Medali emas keempat datang dari cabang para atletik. Partin tampil gemilang pada nomor lari 100 meter putra T63 dengan catatan waktu 12,37 detik. Hasil tersebut sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games pada nomor yang sama.
Kartini menyampaikan bahwa keberhasilan para atlet tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga memberikan motivasi bagi warga Indonesia yang berada di Jepang.

“Prestasi para atlet menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia, termasuk kami yang berada di Jepang. Kami bangga melihat Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di ajang ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada atlet yang meraih medali perak dan perunggu atas perjuangan mereka,” katanya.
Berdasarkan data hingga Jumat malam, Indonesia telah mengumpulkan 71 medali, terdiri atas 14 emas, 20 perak, dan 37 perunggu. Perolehan tersebut membawa Indonesia naik dari posisi kesembilan ke peringkat kedelapan dalam klasemen sementara Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.
Tambahan medali ini memperkuat pencapaian kontingen Merah Putih dalam persaingan antarnegara Asia. Indonesia diharapkan dapat terus menjaga performa para atlet hingga seluruh rangkaian pertandingan berakhir.










