TVRINews – Washington
Washington Siapkan Kampanye Pengeboman, Pasar Keuangan Jadi Batas Waktu
Amerika Serikat dan Israel dikabarkan tengah mematangkan rencana kampanye pengeboman yang menyasar infrastruktur energi di Iran. Potensi serangan militer tersebut dilaporkan dapat dilangsungkan dalam waktu dekat, seiring memanasnya eskalasi di kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan laporan eksklusif dari CBS News pada sabtu 1 Agustus 2026 yang mengutip sejumlah sumber internal, rencana operasi militer ini dirancang sebagai salah satu aksi paling destruktif terhadap sektor energi Iran sejak dimulainya konflik bersenjata antara aliansi AS-Israel dan Teheran.
Kendati demikian, Presiden Amerika Serikat Donald Trump belum memberikan lampu hijau atau instruksi final untuk mengeksekusi rencana tersebut.
Dalam laporan yang sama, para pejabat tinggi kedua negara disebut tengah membahas penjadwalan operasi agar seluruh rangkaian serangan dapat diselesaikan sebelum pembukaan pasar keuangan global pada Senin 3 Agustus 2026 pagi.
Langkah ini diambil guna meminimalisasi potensi guncangan ekonomi global yang masif akibat terganggunya pasokan energi dunia.
Hingga berita ini diturunkan, Gedung Putih maupun Kementerian Pertahanan Israel belum memberikan keterangan resmi terkait detail operasional dari rencana kampanye militer tersebut.
Para analis internasional menilai, jika terealisasi, eskalasi ini akan membawa dimensi baru yang berisiko terhadap stabilitas energi global dan jalur perdagangan internasional.









