TVRINews, Mina
Ribuan jemaah haji Indonesia memadati kawasan Jamarat, Mina, Arab Saudi, untuk melaksanakan ritual lempar jumrah dalam rangkaian ibadah haji.
Di tengah kepadatan jutaan jemaah dari berbagai negara, semangat para jemaah lanjut usia asal Indonesia turut menjadi perhatian.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Rieke Diah Pitaloka memantau langsung pelaksanaan lempar jumrah dari lantai 3 Jamarat.
Ia melihat para jemaah lansia tetap berupaya menyelesaikan ritual dengan penuh khusyuk meski harus menghadapi cuaca panas dan padatnya arus manusia di Mina.
Sebagian jemaah lansia tampak berjalan perlahan sambil berpegangan pada pendamping, sementara lainnya menggunakan kursi roda untuk menuju lokasi lempar jumrah.
“Kami akan melakukan tahapan berikutnya, yaitu melempar jumrah di Mina bersama umat Islam dari seluruh dunia dan setidaknya 210.000 jemaah haji Indonesia,” kata Rieke dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Kamis, 28 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi jemaah Indonesia di kawasan Jamarat relatif terkendali. Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan kepada jemaah, khususnya kelompok lanjut usia yang membutuhkan perhatian khusus selama puncak ibadah haji.
“Alhamdulillah kalau kita lihat jemaah-jemaah juga yang lansia, bisa terlayani oleh Kementerian Haji dan Umrah. Bismillah semuanya lancar,” ujar Rieke.
Kawasan Jamarat dikenal sebagai salah satu titik terpadat selama musim haji. Sehingga, pengaturan arus jemaah dan pelayanan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian utama demi menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah.
Bagi banyak jemaah lansia Indonesia, perjalanan menuju Jamarat bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi juga perjuangan spiritual yang telah lama dinantikan.
Di tengah keterbatasan usia, mereka tetap melangkah dengan keyakinan dan doa untuk menyempurnakan ibadah haji di Tanah Suci.










