TVRINews – Manila, Filipina
Insiden maut melanda kapal feri M/V June Aster di dekat kawasan wisata Palawan, memicu operasi pencarian besar-besaran oleh aparat setempat.
Setidaknya lima orang dilaporkan tewas dan 87 lainnya masih dalam pencarian setelah sebuah kapal feri terbakar di perairan dekat destinasi wisata populer Coron, Provinsi Palawan, Filipina.
Kebakaran hebat tersebut terjadi pada Rabu 9 September 2026 malam waktu setempat, berjarak sekitar 2,2 kilometer dari garis pantai. Berdasarkan data manifest, kapal feri M/V June Aster mengangkut total 134 orang, yang terdiri dari penumpang dan anak buah kapal (ABK).
Otoritas penjaga pantai setempat bergerak cepat usai menerima laporan darurat. Hingga kini, tim penyelamat berhasil mengevakuasi 42 orang yang terdiri dari 38 penumpang dan empat awak kapal.
"Berdasarkan data yang kami miliki saat ini mengenai korban selamat dan korban jiwa, kami masih mendata 87 orang yang belum ditemukan," ujar Kapten Penjaga Pantai Noemi Cayabyab dalam wawancara dengan stasiun radio lokal, Kamis 10 September 2026.
Cayabyab menegaskan bahwa angka tersebut bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring dengan dinamika operasi pencarian dan penyelamatan di lapangan.
"Untuk memperjelas, ini adalah data langsung dan dapat berubah karena operasi pencarian dan penyelamatan kami masih berlangsung," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat belum dapat meminta keterangan rinci dari para penyintas karena kondisi mereka yang masih memerlukan pemulihan dan penanganan medis awal. Upaya pemadaman sisa api serta penyisiran area perairan juga masih terus dilakukan oleh aparat gabungan.
Rekaman video resmi yang dirilis oleh penjaga pantai memperlihatkan badan kapal M/V June Aster dilalap api secara menyeluruh di tengah laut. Sementara itu, data pelacakan maritim melalui MarineTraffic menunjukkan bahwa kapal nahas tersebut bertolak dari ibu kota Manila sebelum insiden terjadi.










