TVRINews, Nagoya
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Nurmala Kartini P. Sjahrir menyebut keberadaan Rumah Indonesia pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan simbol hadirnya negara secara nyata di tengah perjuangan para atlet. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan resmi Rumah Indonesia di Nagoya, Jepang, Sabtu 19 September 2026.
Fasilitas pendukung kontingen yang dirancang untuk memperkuat koordinasi sekaligus membawa misi diplomasi kebudayaan ini diresmikan secara bersama oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, serta Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu.
Dubes Kartini menegaskan bahwa Rumah Indonesia diharapkan dapat memberikan kemudahan, rasa nyaman, serta dukungan moril yang berdampak positif bagi performa seluruh kontingen.
“Rumah Indonesia menunjukkan negara ada bersama-sama para atlet. Kami juga berusaha memberikan dukungan semangat, rasa kebersamaan. Rumah Indonesia juga adalah Rumah Ibu Pertiwi. Itu adalah simbol negara kita sehingga diharapkan dapat mengayomi serta kemudahan bagi atlet,” ujar Dubes Kartini yang hadir didampingi Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula.
Ia menambahkan, koordinasi antarstakholder di dalam fasilitas ini menjadi krusial dalam menyokong kebutuhan harian dan konsentrasi atlet selama berkompetisi.
“Keberadaan Rumah Indonesia perlu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Diharapkan Rumah Indonesia ini bisa menjadi tempat berkoordinasi guna mendukung perjuangan seluruh atlet Indonesia pada Asian Games 2026,” tambahnya.
Menpora Erick Thohir menuturkan bahwa fungsi Rumah Indonesia terus berkembang dari sekadar ruang rehat menjadi sarana promosi kebudayaan dan pariwisata Nusantara di mata dunia.
“Alhamdulillah saya rasa Rumah Indonesia ini sebuah platform yang terus berkembang. Awalnya kita diskusi bagaimana Rumah Indonesia ini menjadi rumah para atlet kita, Rumah Indonesia juga akan menjadi sarana diplomasi. Indonesia tidak hanya memperkenalkan kuliner, tetapi juga memperlihatkan kekayaan budaya, alam, dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat internasional,” kata Erick.
Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari turut menyampaikan harapannya agar Rumah Indonesia dapat menjadi rumah yang hangat bagi atlet, ofisial, hingga para tamu undangan dari berbagai negara.
Di sisi lain, CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu menjelaskan bahwa pihak manajemen kontingen telah merampungkan persiapan defile upacara pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sebanyak 100 personel yang terdiri dari jajaran tim CdM dan perwakilan atlet dipastikan terlibat dalam rombongan defile dengan mengenakan busana bernuansa kebudayaan Nusantara.
Untuk jajaran pembawa bendera Merah Putih dalam parade pembukaan tersebut, kontingen Indonesia telah menunjuk atlet bola basket Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi bersama atlet karate Daniel Hutapea.










