TVRINews – Bangkok, Tailan
Ribuan Warga Bangkok Dievakuasi Akibat Banjir Ekstrem
Curah hujan intensif yang mengguyur ibu kota Tailan memicu krisis kemanusiaan setelah ribuan warga harus mengungsi akibat terjangan banjir.
Hujan deras yang melanda Bangkok selama beberapa hari terakhir telah merendam pemukiman warga serta sejumlah ruas jalan utama. Situasi ini berdampak langsung pada sekitar 52.000 kepala keluarga, sementara hampir 4.900 jiwa harus dievakuasi ke pusat-pusat penampungan sementara demi keamanan.
Berdasarkan laporan resmi, debit air di seluruh jaringan kanal kota terpantau masih sangat tinggi pada hingga hari minggu 27 september 2026. Pemerintah Provinsi Bangkok, Bangkok Metropolitan Administration (BMA), menyatakan bahwa jajarannya terus mengerahkan langkah cepat untuk mempercepat proses penyurutan air.
Kendati demikian, Badan Meteorologi Tailan memprakirakan potensi hujan masih akan berlangsung di wilayah Bangkok dan sekitarnya sepanjang hari Senin pagi . dan Curah hujan tersebut diperkirakan baru akan mulai mereda pada Senin 28 september 2026 sore.
Otoritas setempat secara resmi menetapkan status darurat bencana banjir di seluruh wilayah Bangkok sejak Sabtu lalu. Keputusan ini diambil menyusul curah hujan ekstrem yang melampaui 330 milimeter atau setara dengan 13 inci di sejumlah titik kota dalam kurun waktu kurang dari 48 jam antara hari Kamis hingga Minggu.
Krisis iklim global kian menjadi sorotan di tengah bencana ini. Para ilmuwan secara konsisten memberikan peringatan bahwa peningkatan suhu bumi akibat emisi bahan bakar fosil akan terus memicu kenaikan intensitas serta frekuensi fenomena cuaca ekstrim di berbagai belahan dunia.










