TVRINews – Zurich
FIFA Hadapi Tekanan Internal, Infantino Buka Opsi Penambahan Bantuan Keuangan
Presiden FIFA Gianni Infantino mengisyaratkan kesiapan untuk mendistribusikan dana yang lebih besar kepada anggota asosiasi dari cadangan kas organisasi yang diperkirakan mencapai 4,4 miliar poundsterling.
Kebijakan ini mengemuka di tengah tekanan tinggi yang dihadapi pimpinan tertinggi sepak bola dunia tersebut menyusul kegagalan rencana komersial kontroversial sebelumnya.
Dalam surat resmi yang ditujukan kepada enam konfederasi benua pada Senin 28 sempetember 2026, Infantino menyatakan dukungannya terhadap tingkat pendanaan tambahan tertinggi yang dapat disalurkan secara bertanggung jawab.
Langkah ini merespons desakan dari UEFA dan CONCACAF yang secara terbuka menuntut FIFA agar menyalurkan dana sebesar 10 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar 7,5 juta poundsterling kepada seluruh 211 anggota dari cadangan kas organisasi.
Proposal penarikan dana tersebut rencananya akan dibahas secara mendalam oleh Dewan FIFA dalam agenda rapat pada 15 Oktober mendatang. "Saya tidak akan memprejudisikan jumlahnya," ujar Infantino dalam surat tersebut. Ia menambahkan bahwa angka tunggal dapat mengawali sebuah diskusi, namun belum tentu mampu merumuskan kebijakan global secara utuh.
Tekanan terhadap Infantino meningkat tajam setelah rencana Fifa Forward Enterprise dibatalkan akibat penolakan keras berbagai pihak. Rencana yang sempat memicu seruan pengunduran diri tersebut berfokus pada penjualan sebagian saham Piala Cup dan turnamen lain kepada investor swasta.
Dalam pembelaannya, Infantino menegaskan bahwa proposal komersial yang kini telah ditarik itu murni bertujuan untuk memaksimalkan investasi global pada perkembangan sepak bola.
Kendati demikian, sorotan tajam tetap diarahkan kepada kepemimpinannya. Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris sekaligus Wakil Presiden FIFA, Debbie Hewitt, sebelumnya telah mendesak Infantino untuk membuka seluruh dokumen terkait rencana kontroversial tersebut serta menuntut adanya audit independen.
Dinamika internal ini terjadi menjelang pemilihan presiden FIFA keempat yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027. Para penantang diberikan batas waktu hingga 18 November untuk mengajukan diri sebagai kandidat alternatif dalam bursa kepemimpinan tertinggi badan sepak bola dunia tersebut.
"Sebuah angka tunggal dapat mengawali diskusi, tetapi itu tidak dapat menyelesaikan kebijakan global secara utuh," tulis Gianni Infantino dalam surat resminya kepada konfederasi benua.










