TVRINews – New York
Warga diminta waspada dan merebus air bersih menyusul kerusakan fasilitas pengolahan air
Upaya pembersihan massal mulai dilakukan di sejumlah wilayah di upstate New York, menyusul hantaman badai yang memicu banjir bandang, evakuasi darurat, serta kehancuran sebuah bangunan pabrik penggilingan berusia ratusan tahun.
Berdasarkan data dari Badan Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat Kamis 30 juli 2026, curah hujan dengan intensitas tinggi yang mendekati 30 sentimeter mengguyur kawasan Columbia dan Rensselaer yang terletak di dekat ibu kota negara bagian, Albany, dalam kurun waktu 48 jam. Sementara itu, wilayah perkotaan Albany sendiri tercatat diguyur hujan hingga mencapai 20 sentimeter pada periode yang sama.

(Seseorang berjalan menerobos genangan air banjir di Central Avenue setelah badai hujan menyebabkan kerusakan di seluruh Wilayah Ibu Kota NY. (Foto: Will Waldron/The Albany Times Union via AP) )
Tim penyelamat darurat di Albany dan beberapa kota penyangga lainnya melaporkan bahwa mereka harus mengerahkan operasi penyelamatan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah serta kendaraan pribadi akibat luapan air yang merendam akses jalan raya.
Selain itu, petugas pemadam kebakaran bersama warga juga sibuk memompa air yang menggenangi lantai bawah tanah bangunan penduduk. Hingga saat ini, pihak berwenang memastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka, sementara debit air dilaporkan telah berangsur surut.
Dokumentasi visual yang beredar di berbagai platform digital memperlihatkan mobil-mobil warga yang terjebak dengan ketinggian air mencapai jendela pintu, lahan pertanian lokal yang terendam air bah, serta arus air deras yang meluap melintasi badan jalan.

(Sungai Muitzes Kill meluap setelah hujan lebat di Castleton, N.Y. saat hujan deras memicu banjir bandang. (Foto: Jim Franco/The Albany Times Union via AP) )
Andy Klein, pemilik pabrik penggilingan bersejarah atau grist mill yang terdampak, menuturkan bahwa seorang tetangga mendatangi kediamannya di Castleton-on-Hudson pada Rabu pagi untuk memperingatkan datangnya bahaya banjir. Aliran sungai kecil di dekat propertinya meluap dan merendam kawasan tersebut dengan kedalaman air berkisar antara 91 hingga 122 sentimeter, sehingga menghancurkan bagian tertua dari struktur bangunan pabrik yang berada persis di samping rumahnya.
"Peristiwa ini sungguh mengerikan," ujar Klein. "Pabrik tersebut telah berdiri selama ratusan tahun, dan ini adalah momen yang sangat menyedihkan. Saya adalah seorang pemerhati sejarah, dan saya hanya bisa menyaksikan sebuah bangunan bersejarah hancur berkeping-keping di depan mata saya."
Pemerintah setempat melaporkan bahwa fasilitas pengolahan air bersih di Castleton-on-Hudson turut mengalami kerusakan akibat terjangan banjir tersebut. Kondisi ini mendorong otoritas berwenang untuk mengeluarkan imbauan resmi agar warga setempat merebus air terlebih dahulu sebelum dikonsumsi serta membatasi penggunaan air bersih guna menjaga stabilitas cadangan air.
Sebelumnya, badai hujan dengan intensitas lebat yang melanda kawasan tersebut pada awal pekan ini juga telah melumpuhkan aktivitas di berbagai wilayah lain di New York, serta merambah ke negara bagian New Jersey dan Pennsylvania. Genangan air yang tinggi di kawasan permukiman memaksa aparat setempat untuk melakukan serangkaian operasi penyelamatan darurat.









