TVRINews - Kyiv
Pertahanan udara Ukraina aktif merespons serangan rudal balistik Rusia yang menargetkan ibu kota
Ibu kota Ukraina kembali mencekam pada Kamis 25 Juni 2026 pagi saat serangkaian ledakan terdengar di berbagai sudut kota. Insiden ini terjadi hanya beberapa menit setelah otoritas setempat mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman rudal balistik Rusia yang bergerak menuju Kyiv.
Berdasarkan laporan jurnalis di lapangan, suara ledakan diikuti dengan terlihatnya kepulan asap di langit kota. Sistem pertahanan udara nasional dilaporkan langsung aktif untuk menghalau proyektil yang masuk.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melalui kanal Telegram resminya, mengonfirmasi bahwa unit pertahanan udara tengah melakukan upaya intersepsi. Ia segera menginstruksikan seluruh warga untuk tetap berada di tempat perlindungan demi keamanan.
“Di distrik Darnytskyi, puing-puing rudal jatuh di area terbuka. Layanan darurat saat ini sedang menuju lokasi kejadian,” tulis Klitschko dalam pernyataan lanjutannya.
Distrik Darnytskyi sendiri merupakan wilayah permukiman padat penduduk yang terletak di tepi kiri Sungai Dnieper, yang membelah kota Kyiv. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau kerusakan infrastruktur vital secara masif.
Sejak invasi besar-besaran dimulai pada 2022, Rusia secara konsisten meluncurkan rangkaian serangan drone dan rudal ke wilayah Ukraina, termasuk intensitas serangan malam hari yang terus berlanjut.
Kyiv, sebagai pusat pemerintahan dan simbol resistensi Ukraina, telah berulang kali menjadi sasaran utama dalam setahun terakhir. Serangan-serangan tersebut sering kali menargetkan kawasan permukiman dan beberapa situs bersejarah di ibu kota, yang memicu keprihatinan internasional terkait keselamatan warga sipil di tengah konflik yang berkepanjangan.










