TVRINews, Jakarta
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, menegaskan bahwa Festival Pelabuhan Kesennuma atau Kesennuma Minato Matsuri menjadi simbol kuat persahabatan dan kolaborasi masyarakat Indonesia dengan Jepang. Pernyataan itu disampaikan saat membuka festival yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Kota Kesennuma, Prefektur Miyagi, Jepang.
Festival tahunan tersebut turut dihadiri Wali Kota Kesennuma Sugawara Shigeru, anggota parlemen Jepang Onodera Itsunori dan Sakurai Mitsuru, serta Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kesennuma Sugawara Akihiko.
Dalam sambutannya, Dubes Kartini mengatakan keterlibatan warga Indonesia dalam penyelenggaraan festival mencerminkan eratnya hubungan kedua bangsa yang telah terjalin sejak Indonesia memberikan bantuan kepada Kesennuma pascagempa dan tsunami 2011.

"Kolaborasi warga Indonesia dengan warga Jepang di Kota Kesennuma dalam penyelenggaraan Kesennuma Minato Matsuri menunjukkan betapa eratnya persahabatan yang terjalin. Semangat solidaritas dan kolaborasi itu terus berlanjut hingga kini melalui berbagai kegiatan masyarakat," ujar Dubes Kartini dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia berharap partisipasi Indonesia dalam festival tersebut semakin memperkuat hubungan bilateral, khususnya dengan Kota Kesennuma, sekaligus menjadikan festival itu terus berkembang dan menginspirasi masyarakat kedua negara.
Selain menghadiri pembukaan festival, Dubes Kartini juga mengikuti jamuan makan malam bersama anggota parlemen Jepang, pelaku usaha, serta KADIN Kesennuma. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan kesiapan KBRI Tokyo untuk meningkatkan kerja sama di sektor perikanan dengan Kesennuma yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil ikan cakalang, ikan pedang, ikan hiu, dan tiram.
Dubes Kartini juga bertemu dengan 25 warga negara Indonesia (WNI) anggota Tomodachi Indonesia yang berpartisipasi dalam festival. Ia berpesan agar para WNI terus memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Kesennuma, menjaga komunikasi antarsesama, serta mematuhi hukum dan norma yang berlaku di Jepang.

Berdasarkan data KBRI Tokyo, saat ini terdapat 3.592 WNI yang tinggal di Prefektur Miyagi, termasuk 325 orang yang menetap dan bekerja di Kota Kesennuma.
Dalam kunjungan kerjanya, Dubes Kartini turut mengunjungi Balai Anak Persahabatan Yudhoyono di Perpustakaan Daerah Kesennuma. Fasilitas tersebut dibangun sebagai bentuk penghargaan atas bantuan Pemerintah Indonesia kepada masyarakat Kesennuma setelah bencana gempa dan tsunami 2011.
Sementara itu, Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Maria Renata Hutagalung menghadiri rangkaian karnaval Kesennuma Minato Matsuri pada 2 Agustus 2026. Bersama Wali Kota Kesennuma dan jajaran pemerintah kota, ia mengikuti prosesi pembukaan karnaval, menyapa sekitar 100 WNI peserta festival, serta mengunjungi Perpustakaan Kesennuma dan Kesennuma City Memorial Museum sebagai bentuk penghormatan kepada para korban bencana 2011.
KBRI Tokyo menyebut kehadiran WNI yang terus meningkat di Kesennuma, serta kontribusi mereka terhadap perekonomian setempat, membuat Indonesia rutin diundang sebagai tamu kehormatan dalam Kesennuma Minato Matsuri yang diselenggarakan setiap minggu pertama bulan Agustus. Partisipasi masyarakat Indonesia dalam festival tersebut juga menjadi salah satu daya tarik yang dinantikan warga Kesennuma setiap tahunnya.









