TVRINews, Tokyo
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar layanan konsuler, keimigrasian, dan temu warga negara Indonesia (WNI) di Kota Toyota, Prefektur Aichi, Jepang, pada 6-7 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Indonesia-Japan Friendship Festival (IJFF) 2026 yang diselenggarakan oleh Toyota Indonesia Group (TIG) bersama Toyota Intercultural Association (TIA).
Acara dihadiri Wakil Wali Kota Toyota Kunie Tsuji, Konsul Kehormatan Nagoya Sugimoto Hideo, Vice Chairman TIA Motoaki Sugiyama, serta Ketua TIG Nurheri Yahya.
Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Maria Renata Hutagalung mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Jepang sekaligus memperluas pelayanan bagi WNI di Prefektur Aichi.
“Bagi warga Indonesia, Kota Toyota bukan hanya pusat industri, tetapi juga rumah untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan. Persahabatan antarbangsa tidak hanya dibangun pemerintah, tetapi juga melalui interaksi masyarakat sehari-hari,”kata Maria dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 10 Juni 2026.
Ia juga mengajak diaspora Indonesia di Jepang untuk terus menjaga nama baik Indonesia, menghormati hukum dan budaya setempat, serta memperkuat persatuan antarsesama WNI.
Dalam kegiatan tersebut, KBRI Tokyo menghadirkan layanan Warung Konsuler dan pelayanan keimigrasian bagi masyarakat Indonesia di wilayah Aichi dan sekitarnya.

(Foto: KBRI Tokyo)
Sebanyak sekitar 600 WNI tercatat hadir untuk mendapatkan pelayanan. Tim KBRI Tokyo memberikan layanan konsuler kepada 24 orang yang meliputi pencatatan kelahiran luar negeri, pencatatan pernikahan, legalisasi dokumen, hingga konsultasi keuangan.
Sementara itu, layanan keimigrasian didominasi pengurusan paspor dengan total 517 paspor yang diproses selama kegiatan berlangsung.
Selain layanan konsuler, festival juga menampilkan berbagai pertunjukan budaya Indonesia seperti Tari Bali Cenderawasih, Tari Maumere, dan Tari Sinanggar Tulo.
Pengunjung juga menikmati pameran busana, pertunjukan musik dangdut, serta penampilan grup musik Indonesia ST12 yang menarik antusiasme masyarakat.
Di sela kegiatan, Maria Renata turut melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat Jepang untuk membahas penguatan kerja sama Indonesia dengan Kota Toyota, khususnya di bidang ketenagakerjaan, seni budaya, serta perlindungan WNI.
KBRI Tokyo juga menggelar temu masyarakat Indonesia di Nagoya dan sekitarnya yang dihadiri pengusaha, pelajar, akademisi, pengurus rumah ibadah, serta berbagai komunitas diaspora Indonesia di Prefektur Aichi.
Dalam pertemuan tersebut, Maria Renata menegaskan KBRI Tokyo akan terus memberikan dukungan dan perlindungan bagi seluruh WNI di Jepang.










