
Rudal balistik Agni-5 India dalam sebuah parade militer (Foto: Pallava Bagla/Corbis/The Guardian)
Penulis: Fityan
TVRINews – India
Mampu Jangkau Seluruh Wilayah Tiongkok, Rudal Agni-5 jadi Strategi Pertahanan Utama India Hadapi Pakistan dan Rival Regional
India mengumumkan keberhasilan uji coba peluncuran rudal balistik jarak menengah Agni-5 yang berkemampuan nuklir. Uji coba ini dianggap sebagai pencapaian strategis karena rudal tersebut mampu menjangkau hampir seluruh wilayah Tiongkok, saingan utama India di Asia.
Peluncuran dilakukan dari Negara Bagian Odisha di India timur, dengan pihak berwenang menyatakan bahwa rudal ini telah "memvalidasi semua parameter operasional dan teknis." Keberhasilan ini menempatkan India selangkah lebih maju dalam memperkuat postur pertahanannya di tengah ketegangan geopolitik yang semakin meningkat.
Rudal Agni-5 merupakan bagian dari serangkaian rudal balistik jarak pendek dan menengah buatan dalam negeri yang dikembangkan untuk meningkatkan pertahanan India, tidak hanya terhadap Tiongkok, tetapi juga Pakistan. India dan Pakistan, keduanya memiliki senjata nuklir, telah lama menjadi rival, dan ketegangan di perbatasan seringkali memicu kekhawatiran konflik.
Hubungan India dengan Tiongkok juga memanas sejak bentrokan mematikan di perbatasan pada tahun 2020. India, yang juga merupakan bagian dari aliansi keamanan Quad bersama Amerika Serikat, Australia, dan Jepang, dipandang sebagai kekuatan penyeimbang terhadap pengaruh Tiongkok yang semakin meluas.
Namun, di tengah ketegangan ini, ada upaya untuk memperbaiki hubungan. Perdana Menteri India, Narendra Modi, dijadwalkan akan melakukan kunjungan pertamanya ke Tiongkok sejak 2018 untuk menghadiri pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Shanghai (Shanghai Cooperation Organisation/SCO).
Di sisi lain, hubungan India dengan Amerika Serikat sedang diuji. Ultimatum dari Presiden AS, Donald Trump, agar India menghentikan pembelian minyak Rusia sumber pendapatan penting bagi Moskow membuat hubungan kedua negara menegang. AS mengancam akan menggandakan tarif impor terhadap India jika New Delhi tidak beralih pemasok minyak.
Editor : Redaksi TVRINews
Editor: Redaksi TVRINews
